KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Masyarakat Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluhkan 3 hal kepada Ketua DPRD Sultra Abdurrahmam Shaleh.
Keluhan itu disampaikan masyarakat pada Reses Ketua DPRD Sultra di Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Jumat (2/6/2023) sore.
Beberapa masyarakat menyampaikan keluhan mulai dari permasalahan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), saluran drainase hingga Tempat Pembuangan Sampah.
“Drainase dari lorong depan masuk ke sini (RT021) setiap hujan lebat airnya tergenang, sama drainase dari lorong Tanukila Lima,” ujar seorang pria, warga RT 021 Kelurahan Bonggoeya tersebut.
“Beliau sudah menjalankan program perbaikan jalan, syukur alhamdulillah sekarang sudah bagus. Nah sekarang yang ingin saya minta ke pak ketua itu terkait tempat sampah, saya tinggal dipinggir sungai, semenjak tempat sampah dihilangkan di depan sini, saya harus membuang sampah di dekat lorong Haebah, jaraknya sangat jauh dari rumah saya. Tapi ada beberapa tetangga yang justru membuang sampah di sungai,” jelas seorang ibu yang juga hadir pada reses tersebut.
Menanggapi hal itu, Abdurrahmam Shaleh mengatakan untuk persoalan air bersih dirinya akan mengupayakan dengan mengadakan sumur bor yang dapat dipakai warga disekitar perumahan tersebut.
Kemudian terkait drainase yang seringkali menyebabkan banjir, pria yang akrab disapa ARS ini mengatakan penyebab utama tergenangnya air tersebut karena sedimentasi air yang ada di dalam drainase mencapai minus 20 centimeter.
“Jadi kalau hujan pasti akan tergenang. Tapi kita tetap akan perbagus drainasenya,” ungkapnya.
Sementara terkait tempat pembuangan sampah yang cukup jauh dan juga menjadi keluhan masyarakat di lokasi tersebut, ASR menyampaikan akan terus mengupayakan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga. (Irna)
Comment