Banjir Hantam Lokasi Pembangunan Bendungan Waeapo

MALUKU, EDISIINDONESIA.id – Lokasi Pembangunan Bendungan Waeapo, di Desa Wapsalit, Kecamatan Lolong Guba, Kabupaten Buru, Maluku, yang dikerjakan menggunakan sumber dana APBN secara tahun jamak senilai Rp 2,1 triliun itu dihantam musibah bencana banjir, Rabu (31/5/2023).

Pasalnya, karyawan Bendungan Waeapo terjebak karena hujan deras pada Selasa, 30 Maret 2023 dari pukul 20.00 WIT sampai dengan Rabu, 31 Maret 2023 pukul 05.00 WIT yang mengakibatkan jembatan penghubung yang digunakan selama ini terbawa arus Sungai Waeapo.

Saat ini telah dilakukan evakuasi yang dimulai dari pukul 15.00 WIT terhadap pekerja bendungan Waeapo dan logistik yang terjebak banjir akibat luapan Sungai Waeapo.

Evakuasi korban banjir tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pulau Buru, AKBP Nur Rahman didampingi Kabag OPS Polres Pulau Buru, AKP Uspril W. Futwembun, Kasat Polair Polres Pulau Buru, IPDA Jefilery Johanis Manuhuwa dan Kapolsek Waeapo, Ipda Andreas Panjaitan guna membantu evakuasi karyawan Bendungan Waeapo yang terjebak banjir di lokasi Pembangunan Bendungan Waeapo tersebut.

Pada seberang sungai Waeapo terdapat sekitar 200 karyawan Bendungan Waeapo yang akan dievakuasi.

Selain mengevakuasi karyawan dari seberang sungai Waeapo, team juga menyeberangkan bahan logistik untuk karyawan yang memilih bertahan di seberang Sungai Waeapo. (**)

Comment