BOMBANA,EDISI INDONESIA.id – Bertempat di ruangan Aula Tanduale kantor Bupati Bombana dilaksanakan Coffee Morning dihadiri para Ketua Partai politik se-Kabupaten Bombana, Forkopimda Bombana, Kepala OPD lingkup Pemkab Bombana dengan tema Bombana Damai, Selasa (30/05/2023).
Dalam kegiatan ngobrol santai itu tak hanya sekadar obrolan biasa, melainkan turut membahas isu penting yang terjadi di masyarakat.
Mulai dari masalah situasi keamanan, masalah stunting dan angka kemiskinan, hingga isu di masyarakat yang tengah berkembang.
Pj Bupati Burhanuddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa terkait capaian kinerja indikator makro pembangunan dimana tingkat pertumbuhan ekonomi Kabupaten bombana meningkat di tahun 2022 sebesar 5,11 persen namun masih di bawah rata-rata provinsi dan nasional yakni sebesar 5,53 persen dan 5,31 persen.
Lanjut Burhanuddin menyampaikan mengenai Kemiskinan di Bombana saat ini ada penurunan angka kemiskinan Bombana saat ini mencapai 10,2 persen dimana sebelumnya di tahun 2021 angka kemiskinan di Bombana mencapai 10,7 persen.
“Sementara untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bombana di tahun ini mencapai angka 66.81 persen dimana angka IPM di tahun 2022 lalu. Sedangkan tingkat pengangguran terbuka di Bombana capai 1 Poin 47 persen atau sekitar seribu tujuh ratus lima puluh jiwa masyarakat Bombana berkategori miskin,” ujarnya.
Saat ini, lanjut Burhanuddin angka pengangguran terbuka 1,47 persen lebih rendah dari provinsi dan nasional serta angka stunting Bombana sedikit menurun dimana sebelumnya stunting Bombana mencapai angka 35 persen berdasarkan survei mandiri yang dilakukan pihaknya, kini stunting Bombana capai angka 32 persen.
“Tahun 2024 kita akan melaksanakan pemilu dan pilkada serentak untuk itu penting bagi kita mewujudkan stabilitas daerah yang berdampak kelancaran percepatan pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. (Julius)
Comment