KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ketua Forum Advokasi Mahasiswa Hukum Indonesia (FAHMI) Sultra-Jakarta, Midul Makati meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian agar mengecek tambang pasir illegal di Nambo dan Jalan Inner Ring Road kali Kadia.
Sebab, tambang pasir tersebut dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kendari tidak ada disebut sebagai tambang galian C.
“Yang perlu dilakukan ketika nantinya hadir di Kota Kendari, Mendagri perlu mengecek keberadaan tambang pasir Nambo. Sebagaimana diketahui, dalam Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Kendari tidak ada yang namanya tambang galian C,” kata Midul Makati kepada awak media, Jumat (5/5/2023).

Tidak hanya itu, Midul juga meminta kepada Mendagri agar mengecek proyek Jalan Inner Ring Road atau jalan kembar kali Kadia yang telah menelan anggaran sebesar Rp 124 miliar.
“Kami minta agar pak Mendagri mengecek tambang pasir ilegal di Nambo dan proyek Jalan Inner Ring Road yang sudah diputus kontrak oleh Pj Walikota Kendari yang dikerjakan dari dana pinjaman PEN ke PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI),” pintahnya.
Kendati demikian dengan kehadiran Mendagri, lanjut Midul. Dapat memberikan maanfaat serta perbaikan di Kota Kendari khususnya terkait Pemerintahan yang baik (Good Government) dan pelayanan publik harus mendapatkan atensi khusus dari Mendagri.
Perlu diketahui, sejak Asmawa Tosepu dilantik sebagai Pj Wali Kota Kendari banyak persoalan yang tidak dapat dituntaskannya.
Mulai dari tambang Pasir ilegal di Nambo yang masih beroperasi hingga saat ini, proyek Jalan Inner Ring Road , air bersih PDAM dan pengelolaan sampah.
“Kami harap pak Mendagri bisa melihat dan menilai fakta lapangan yang selama ini teman-teman mahasiswa suarakan terkait kinerja Pj Walikota Kendari Asmawa Tosepu yang buruk dan tidak memberikan efek perubahan apa-apa terhadap Kota Kendari,” tutupnya
Sebagai informasi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI), Tito Karnavian dikabarkan bakal hadir dalam perayaan Hari Jadi Kota Kendari ke-192 tahun yang jatuh pada 9 Mei 2023 mendatang. (**)
Comment