Ganjar dan Erick Thohir Dipasangkan, Surveinya Bisa Bersaing Dengan Prabowo- Cak Imin

EDISIINDONESIA.id – Usai Megawati, Ketua Umum PDIP menunjuk Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden usungan partai, nama mantan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Makruf Erick Thohir diisukan akan menjadi Cawapres.

Hal tersebut viral di Medsos, beberapa akun memunculkan kembali baliho Ganjar-Erick yang Desember tahun lalu terpasang disejumlah titik di Jateng.

Dukungan pun mengalir, pasangan tersebut bahkan masuk dalam polling yang belum lama ini dilakukan oleh Politika Research & Counsulting (PRC).

Hasilnya duet tersebut (Ganjar-Erick) bersaing dengan pasangan Prabowo Subianto–Muhaimin Iskandar.

Dimana peringkat teratas diperoleh duet Prabowo–Muhaimin disusul Ganjar–Erick kemudian Anies-AHY.

Keduanya hanya terpaut 0,8 persen dalam perolehan elektabilitas. Dalam potret elektabilitas Prabowo–Muhaimin mendapatkan angka 30,2 persen dan Ganjar–Erick di angka 29,4 persen.

“Dengan bacaan seperti ini, tentu kalau secara statistik, secara angka, perbedaannya tidak telampau signifikan terutama adalah Ganjar–Erick maupun duet Prabowo–Muhaimin,” terang Direktur Eksekutif PRC, Rio Proyogo.

Lantas benarkah Erick Thohir bersedia? Mengingat kiprahnya belum lama ini dalam sepak bola Indonesia cukup menarik simpati.

Menteri Badam Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir
Kepada wartawan mengaku hal itu masih terlalu dini.

Saat ini dirinya hanya akan fokus untuk membenahi BUMN dan sepak bola tanah air. Ia pun mengaku tak terbesit untuk memikirkan Pilpres 2024.

Saya hanya fokus bumn sama hari ini yang berat saya fokus ke sepak bola. Saya tidak berpikir ke sana karena semuanya masih terlalu dini,” kata Erick saat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat (21/4/2023).

Erick pun mengakui tak pernah membahas ihwal Cawapres bersama Ganjar. Meski begitu, ia mengaku punya hubungan baik dengan Gubernur Jawa Tengah itu.

“Saya berhubungan baik dengan Pak Ganjar dan lainnya tapi konteksnya lebih kepada kerja sama. Waktu itu kita pada saat Covid-19 lalu Batang waktu itu, industri Batang,” tuturnya.

“Saya rasa hubungan baik saya dengan kepala daerah juga terjadi di banyak pihak. Kemarin ke Lampung salah satunya Bakauheni kan itu. Lalu ke daerah-daerah indonesia Timur itu kebanyakan soal pertambangan, jadi kita jagalah,” imbuhnya.

Ia merasa tak mungkin seorang menteri punya hubungan tak baik dengan kepala daerah. Apalagi, pemerintah pusat memiliki program strategi nasional. “Karena tidak mungkin pemerintah pusat tidak bekerja sama dengan proyek-proyek strategis nasional yang mana sangat dibutuhkan hari ini,” ucap Erick.

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri secara resmi mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden (Capres) yang diusung pada kontestasi Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Hal tersebut diumumkan Megawati di Istana Batu Tulis, Bogor, Jumat (21/4/2023).

Comment