EDISIINDONESIA.id – Seorang kakek atas nama Ading berusia 108 tahun hilang misterius, di Sungai Cijapalu, Kelurahan Cisaranten, Arcamanik, Kota Bandung, Jawa Barat.
Diduga kakek itu hanyut terbawa arus sungai di depan rumahnya saat hujan deras mengguyur Bandung, pada Jumat (7/10) malam.
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gungun Sumaryana menuturkan, petugas pemadam mendapat kabar hilangnya seorang warga diduga hanyut sekitar pukul 21.30 WIB.
Pelapor merupakan tetangga korban yang menginformasikan bahwa terdengar suara yang jatuh ke sungai sekitar pukul 18.0 WIB.
“Menurut Ibu Iet selaku tetangganya, pada sore hari hujan lebat dan debit air sungai Cijalupang sangat tinggi. Sekitar pukul 18.00 WIB, terdengar suara yang jatuh ke sungai, setelah diselidiki, ada tetangganya yang terjatuh ke dalam sungai Cijalupang,” kata Gungun dalam ketengan yang diterima, Sabtu (8/10/2022).
Setelah mengetahui bahwa ada orang yang terjatuh, pelapor dan warga sekitar berupaya melakukan pencarian dengan menyusuri sungai, namun tidak berhasil.
Warga kemudian melaporkannya kepada petugas Diskar PB melalui nomor telepon darurat.
“Dugaan sementara penyebab korban terjatuh ialah kondisi sakit dan korban langsung jatuh ke dalam sungai Cijalupang di depan rumahnya,” tuturnya.
Kondisi korban sendiri, kata Gungun, sudah pikun karena faktor usia. Korban juga tengah dalam kondisi sakit saat kejadian.
Dalam melakukan pencarian, petugas Diskar PB menerjunkan satu regu penyelamat dan bantuan warga sekitar.
“Tindakan petugas yang sudah dilakukan adalah berkoordinasi dengan saksi dan pihak setempat, melalukan assessment ke keluarga korban, dan proses pencarian korban di titik korban terjatuh dengan cara menyisir sungai Cijalupang,” jelasnya. (edisi/jpnn)
Comment