KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Keberadaan Kerukunan Keluarga Menui Kepulauan (KKMK) di Provinsi Sulawesi (Sultra), diharapkan mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan di wilayah Sultra.
Hal itu disampaikan, Bupati Morowali Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Drs.Taslim, usai mengukuhkan pengurus KKMK Sultra periode 2022-2025, di Same Hotel Kendari, Sabtu (10/9/2022).
Orang nomor satu di Kabupaten Morowali itu berharap, dengan terbentuknya kerukunan tersebut bisa membuat warga Menui yang ada di Sultra semakin solid dan bisa berkarya untuk Sultra yang lebih baik kedepannya.
“Semoga semuanya bisa memanfaatkan potensi mereka, apa lagi saya liat tadi warga Menui di Sultra ini ada yang berprofesi sebagai dosen, DPRD, pengusaha dan pegawai, ini potensi besar,” ujarnya.
Lanjut ia menyampaikan agar warga Menui terus menumbuhkan semangat kekeluargaan dan gotong royong agar bisa membangun dan sudah pasti akan menjadi kebanggaan Menui.
Dengan terbentuknya kerukunan itu kata dia, juga bisa menjadi wadah untuk saling berkoordinasi sesuai dengan profesi masing-masing.
“Yang kemudian bisa diberdayakan oleh Pemda Sultra,” ucapnya.
Tempat sama, Ketua umum terpilih KKMK Sultra periode 2022-2025, Prof. Dr. H. Abd. Azis Muthalib, mengungkapkan bahwa pengukuhan tersebut harusnya dilakukan sejak tahun 2021 lalu.
“Tapi karena Pandemi COVID-19 dan ada PPKM jadi baru bisa kita laksanakan tahun ini,” ungkapnya.
Setelah pengukuhan tersebut, pihaknya langsung akan melakukan rapat kerja untuk menyusun program-program yang akan dilaksanakan. Baik program yang bersifat jangka pendek maupun jangkauan panjang, khususnya dibidang sosial.
“Jadi kita akan menyusun berbagai kebijakan yang menyentuh langsung kesejahteraan masyarakat dan juga anggota,” ujarnya.
Sehingga ia berharap, setelah pengukuhan para pengurus KKMK dibidang masing-masing bisa melaksanakan program-program kerja yang nyata, sebagai bentuk dukungan program kerja Pemerintah Provinsi Sultra.
“Khususnya Pemerintah Kota Kendari, untuk bagaimana mewujudkan Kendari yang layak huni, berbasis ekologi, teknologi informasi dan komunikasi,”katanya.
“Itu semua bisa kita wujudkan, kalau kita semua menjaga stabilitas kekompakan dalam menjaga NKRI ini,”tutupnya. (**)
Comment