Soal Dokumen Kapal, Kakak Plt Kadis Perikanan Wakatobi Terancam Dipidana

Lembaga Komunitas Nelayan Lokal dan Pokmaswas akan melaporkan adanya aktifitas kapal pelingkar yang beroperasi di wilayah perairan Kabupaten Wakatobi secara ilegal kepada pihak berwajib. (Foto: Nurimanan/EI)

WAKATOBI, EDISIINDONESIA.com – Ketua Komunitas Nelayan Lokal Wakatobi, Mustafa membeberkan temuan adanya aktifitas kapal pelingkar yang beroperasi di wilayah perairan Kabupaten Wakatobi secara ilegal.

Kapal tersebut diketahui kerap melakukan penangkapan ikan tanpa memiliki dokumen lengkap.

Mirisnya, KM. Alfares GT 29 milik Hadiono merupakan kakak kandung Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas (Kadis) Perikanan Kabupaten Wakatobi, Mulianto.

“KM. Alfares GT 29 milik Hadiono kakak kandung dari PLt. Kadis perikanan di temukan oleh Pokmaswas Desa Waelumu, Kecamatan Wangi-wangi, pada tanggal 16 maret 2022,” jelas Mustafa, Jum’at (1/4/2022).

Menindaklanjuti temuan tersebut, Mustafa yang juga sekaligus koordinator Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) telah melapor ke PSDKP namun tidak ada tindaklanjut.

“Pokmaswas melakukan tindakan menanyakan surat (dokumen kapal) sehingga ditemukan kelengkapan dokumen sama sekali tidak dimiliki,” tuturnya.

Pada tanggal 21 maret 2022 pihaknya melakukan unjuk rasa dalam hal memberikan waktu kepada pihak PSDKP untuk menindaklanjuti kejadian ini namun sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan informasi.

“Nah jelas-jelas sudah di terangkan dalam Peraturan Pemerintah maupun UU perikanan. Berdasarkan pasal 192 ayat 3 PP 21 tahun 2021 tentang pemberian sanksi atas pelanggaran kegiatan pemanfaatan ruang laut,” cetusnya.

Atas hal tersebut, pihaknya melalui lembaga Komunitas Nelayan Lokal dan Pokmaswas akan melaporkan kasus itu ke pihak berwajib.

“Kami akan teruskan ke pihak Pol-Airut dan Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW). Dan saya sebagai Ketua lembaga komunitas nelayan lokal Wakatobi menekankan kepada Pemda agar segera melakukan evaluasi maupun pembuatan regulasi berupa Perbup, karna ini demi ekonomi berkelanjutan nelayan kecil maupun nelayan besar dan ini akan sangat berpengaruh terhadap PAD Wakatobi,” terangnya. (**)

Comment