Meski Tak Terpilih Menjadi Ketua, Tafdil Terima Hasil Muswil V KKSS Sultra

Tafdil mengaku legowo menerima hasil Muswil BPW KKSS V Sultra. (Foto: dok. Istimewa)

KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Meski tak terpilih menjadi ketua dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) V Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Masyarakat Sulawesi Selatan (KKSS) Sultra, Tafdil mengaku legowo menerimanya.

“Saya menerima dan menghormati hasil keputusan muswil. Saya legowo menerima kekalahan,” kata Tafdil, Rabu (30/3/2022).

Menurutnya, dengan ia sikap legowo yang ditunjukkan maka dipastikan tak ada dualisme dalam tubuh KKSS Sultra.

“KKSS hanya satu. Tak akan ada KKSS versi lain,” timpalnya.

Bupati Bombana itu pun berharap, organisasi sosial kemasyarakatan yang menghimpun warga Sulsel yang berada di perantauan di luar provinsi itu pun tak hanya menjadi ajang silaturahmi tapi juga menjadi wadah pengembangan diri.

“KKSS juga harus netral dalam perpolitikan sebagai lembaga. Apalagi dalam KKSS ada banyak golongan. Biarkan KKSS netral dan orangnya bisa kemana-mana,” papar Tafdil.

Sebelumnya, dalam Muswil yang berlangsung selama dua hari di Same Hotel Kendari ini, ada dua kandidat yang mencuat bakal bertarung memperebutkan ketua KKSS Sultra.

Keduanya adalah Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka dan Tafdil.

Belakangan, Tafdil yang juga merupakan ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Bombana itu mengundurkan diri setelah para tim kedua calon melakukan Tudang Sipulung.

Tudang Sipulung atau musyawarah sendiri merupakan salah satu tradisi dimana secara bersama-sama membicarakan dan merundingkan pemecahan suatu masalah guna mencapai hasil kesepakatan melalui budaya musyawarah.

Akhirnya, Andi Sumangerukka pun langsung ditetapkan menjadi Ketua BPW KKSS Sultra periode 2022-2027 oleh pimpinan sidang. (**)

Comment