Jenis Teh yang Aman Diminum Penderita Diabetes

Ilustrasi Teh Hijau. (Foto: istock)

EDISIINDONESIA.com – Jika kamu menderita diabetes, tentu kamu akan diminta untuk memperhatikan makanan dan minuman yang kamu konsumsi.

Jangan sampai asupan makanan atau minuman tersebut meningkatkan lonjakan gula darah yang tambah memperparah penyakit diabetes.

Salah satu contohnya adalah pemilihan teh. Selain membatasi penambahan gula, pilih pula jenis teh yang bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah seperti jenis teh di bawah ini.

Berikut beberapa jenis teh yang baik dikonsumsi oleh penderita diabetes seperti dilansir dari Hello Sehat:

  1. Teh hijau

Green tea atau teh hijau dikenal sebagai minuman yang kaya manfaat, termasuk untuk penyakit diabetes.

Berkaitan dengan penyakit diabetes, konsumsi teh hijau berpotensi membantu mengurangi kerusakan sel, mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, dan mengurangi peradangan.

Tak hanya itu, teh hijau juga mengandung katekin (antioksidan) bernama epigallocatechin gallate (EGCG) yang dapat menurunkan kadar gula darah dengan merangsang penyerapan glukosa ke dalam sel otot rangka.

  1. Teh hitam

Black tea mengandung senyawa tanaman yang kuat, yaitu theaflavin dan thearubigins.

Hal ini membuat teh hitam memiliki sifat antiperadangan, antioksidan, dan mampu menurunkan gula darah.

Penelitian yang dipublikasikan di Asia Pacific Journal Of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa konsumsi teh hitam bersama minuman manis dapat menurunkan kadar gula darah pada orang dengan prediabetes.

Beberapa studi yang dilakukan pada tikus pun menunjukkan bahwa teh hitam dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.

  1. Teh putih

White tea atau teh putih sebenarnya sangat mirip dengan teh hijau karena keduanya berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis.

Bedanya, teh putih terbuat dari pucuk dan daun Camellia sinensis muda, sedangkan teh hijau dari daun yang sudah matang.

Teh putih ternyata juga memiliki manfaat untuk mengontrol gula darah dalam tubuh. Setidaknya hal itu terbukti pada tikus percobaan dengan diabetes.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Phytomedicine menunjukkan bahwa konsumsi teh putih terbukti dapat menurunkan gula darah dan meningkatkan toleransi glukosa pada tikus dengan diabetes.

  1. Teh kamomil (chamomile)

Bukan rahasia, khasiat teh kamomil untuk kesehatan begitu melimpah. Ya, minuman ini umumnya digunakan untuk mengobati demam, kejang otot, hingga gangguan menstruasi.

Ternyata, teh kamomil juga mampu mengontrol kadar gula darah sehingga baik untuk pengidap diabetes.

Penelitian yang tertera di jurnal Nutrition menemukan bahwa pasien kencing manis yang minum teh kamomil secara rutin selama 8 minggu mengalami perbaikan kadar gula darah dalam tubuhnya.

  1. Teh hibiscus

Hibiscus atau kembang sepatu dapat Anda olah menjadi secangkir minuman hangat yang menyehatkan tubuh, termasuk untuk membantu mengatasi diabetes.

Penelitian yang tertera pada Irian Journal of Medical Sciences menunjukkan bahwa konsumsi 150 ml teh hibiscus, tiga kali sehari dalam empat minggu, memiliki efek positif terhadap resistensi insulin pada pasien diabetes melitus tipe 2.

Tak hanya itu, teh ini juga dapat mengontrol tekanan darah tinggi pada pengidap diabetes.

Seperti yang mungkin sudah Anda ketahui, sebagian orang dengan diabetes juga mengalami hipertensi atau tekanan darah tinggi.

  1. Teh Oolong

Teh oolong mengandung katekin yang lebih sedikit daripada teh hijau, tetapi lebih banyak daripada teh hitam.

Hal ini menyebabkan teh oolong mungkin mampu menjadi pencegah komplikasi diabetes yang berhubungan dengan kardiovaskular.

Meskipun begitu, ada pula penelitian yang justru menyebutkan bahwa konsumsi teh oolong mampu meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 di kemudian hari.

Oleh karena itu, penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk melihat apakah minuman ini memiliki manfaat yang lebih banyak daripada risikonya untuk dikonsumsi pengidap diabetes.

Khasiat teh di atas memang terlihat menjanjikan untuk membantu meringankan gejala diabetes. Namun, jangan jadikan minuman tersebut sebagai satu-satunya obat diabetes. (**)

Sumber: Hello Sehat

Comment