KENDARI, EDISIINDONESIA.com – Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang dirangkaikan dengan pengukuhan 6 Pengurus Daerah ISSI Kabupaten/Kota yang dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu (26/2).
Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan oleh Sekjen PB ISSI Purnomo Nugroho, Ketua ISSI Provinsi Sultra Sulkarnain Kadir, Sekretaris Umum ISSI Sultra Herry Ashak, APlt Ketua KONI Sultra La Ode Suryono, Ketua DPRD Kota Kendari Subhan, Ketua KONI Kota Kendari Alamsyah Lotunani, Perwakilan Polda Sultra Kombes Pol Muhammad Eka Fathurahman dan sejumlah Perwakilan Forkopimda Sultra.
Dalam sambutannya, Sekjen PB ISSI, Purnomo Nugroho mengucapkan selamat kepada Pengurus ISSI yang baru dilantik, dan berharap kedepan lahir bibit-bibit unggul atlit dari Cabang olahraga Sport Sepeda di Provinsi Sultra.
“Saya ucapkan selamat kepada Pengurus ISSI Kabupaten/Kota yang baru saja dilantik, selamat atas amanah barunya dalam memajukan olahraga sepeda di Sultra,” ungkapnya.
Lanjutnya, seperti yang kita ketahui, ISSI ini adalah olahraga yang semakin merakyat, dan semakin diminati di seluruh pelosok di Indonesia, dan bahkan seperti yang telah disampaikan oleh Ketua Umum tadi, masuk dalam Cabang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), atau menjadi fokus pemerintah untuk menuju Olimpiade di Paris, Los Angeles, Polandia dan selanjutnya.
“Sesuai dengan arahan Ketua Umum ISSI, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, beliau mengarahkan agar kepengurusan ISSI ini bisa bersinergitas dengan jajaran Kepolisian di daerah, mereka bisa menjadi Ex Officio, bisa menjadi pembina, sekaligus bisa membantu kita untuk melaksanakan semua kegiatan sepeda kita didaerah masing-masing,”ujarnya.
Sambungnya lagi, kita juga harus memulai juga, membina dengan olahraga yang menjadi soko guru untuk sepeda yakni BMX Race.
“Mungkin kita perlu memiliki venue tersebut di Sultra, kenapa BMX Race ini yang kita sarankan, karena dari BMX itulah akan muncul bibit-bibit baru, karena mereka sudah turun lapangan dari sejak dini, sejak usia 5 tahun, dan prestasi terakhir yang telah diraih oleh anak BMX bernama Amellya Nur Sifa adalah peringkat 6 Dunia di World Cup di Turki, jadi kalau bisa dari Sultra muncul bibit-bibit terutama dari perempuan,”bebernya.
Kata Purnomo, peluang kita di nomor perempuan jauh lebih baik, baik disemua nomor, jadi kalau ada bibit-bibit muda yang berumur 14 hingga 17 tahun, silahkan dibina.
“Dan bulan Maret kita akan melaksanakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas), pertama kali akan ada kejurnas di tahun 2022 di nomor BMX yang akan kita laksanakan di Pulo Mas, dan kami sudah mengirimkan undangan dan kita harapkan dari Sultra dapat berpartisipasi, dan nanti nomor yang akan kita lombakan, dari nomor 15 hingga 16 tahun, kemudian 17-18 tahun Junior, Usia 19 hingga 22 tahun, kemudian kategori elit 19 tahun dan seterusnya,” imbuhnya.
Sekjen ISSI ini juga mengharapkan dari Sultra, bisa hadir dalam Kejurnas di 26 Maret 2022, tidak usah banyak-banyak, yang penting bisa mewakili Sultra dulu.
“Jadi roh dari organisasi olahraga adalah prestasi atlitnya, kita harapkan dengan semangat yang ada di Sultra dapat melahirkan bibit-bibit baru atlit di Sultra,”tandasnya.
Sementara itu, Ketua ISSI Sultra, Sulkarnain Kadir juga menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan merampungkan pengurus ISSI di 17 Kabupaten/Kota di Provinsi Sultra.
“Jadi hari ini ada 6 Pengurus ISSI Kabupaten/Kota yang kita kukuhkan, mudah-mudahan berikutnya menyusul lagi, dan hari ini tersisa 2 lagi Kabupaten yang belum, dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa menyempurnakan kepengurusan dalam rangka mengoptimalkan pembinaan dan pencarian bibit atlit sepeda kita di tingkat provinsi Sultra,”ujarnya.
Lanjut Wali Kota Kendari ini, bahwa yang tadi yang dikukuhkan adalah pengurus ISSI Kabupaten Muna, Muna Barat, Kolaka Utara, Konawe Utara, Buton dan Bau-bau.
“Jadi kita berharap teman-teman yang baru saja telah dilantik dan dikukuhkan bisa segera berkonsolidasi dan membangun komunikasi, sebagaimana pesan ketua umum PB ISSI Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memesankan kepada kami untuk berkoordinasi dengan berbagai stakeholder termasuk berkomunikasi dengan jajaran Kepolisian, agar nanti even-even penyelenggaraan sepeda di Sultra ini bisa dikawal dan bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.
Untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) kedepan, lanjutnya, bahwa saat ini kami masih identifikasi dulu, sebagaimana informasi dari Ketua KONI Sultra, kita baru mau rapat bersama untuk memutuskan cabang lomba apa yang akan dipertandingkan, karena setelah nanti diputuskan, baru kemudian kita mengabarkan kepada seluruh pengurus di tingkat Kabupaten, sehingga nanti bisa mempersiapkan dengan tepat apa cabang lomba yang akan diikuti.
“Ya, tentu seperti yang sampaikan tadi, bahwa pembinaan olahraga itu, tidak bisa instan, tidak bisa kita bina hari ini, mau berprestasi hari ini, makanya kita pertama akan mengikuti diklat kepelatihan, karena kunci dari atlit ini bisa berkembang potensinya itu, kalau dibina oleh pelatih yang profesional dan terstandarisasi,” tuturnya.
Kata Sulkarnain Kadir, bahwa kemarin di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar (PB) ISSI merencanakan akan menyelenggarakan standarisasi pelatih, dan akan kita utus dari Kota Kendari.
“Mungkin 3 sampai 5 orang yang akan kita utus, nanti setelah pulang dari sana, kita kemudian mulai menyusun pembinaan dengan kelompok usia, kita mulai dengan kelompok usia dibawah 10 tahun, dan mungkin nanti berlapis 12 tahun, 15 tahun untuk kemudian nanti bisa mempersiapkan ketika usianya sudah masuk ke usia emas atau usia puncak, nanti prestasinya kalau bisa tembus nasional, dan bisa tembus Sea Games kalo bisa,” pungkasnya. (**)
Comment