Mengenal Fenomena Fajar bagi Penderita Diabetes dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi diabetes melitus (DM). Foto: iStockphoto/Michail_Petrov-96

EDISIINDONESIA.com – Saat pagi menjelang, tubuh Anda bersiap untuk bangun dan melepaskan lonjakan hormon. Hormon-hormon tersebut dapat bekerja melawan insulin sehingga menyebabkan gula darah Anda sedikit naik.

Kondisi ini dikenal sebagai ‘fenomena fajar’. Fenomena ini memang bukan hal berbahaya bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan prima,

Menurut Healthline, efek ini sebagai penyebab terjadinya lonjakan gula darah seseorang, antara 2 pagi hingga pukul 8.

Lonjakan gula darah ini sendiri, terjadi akibat beberapa faktor. Pelepasan hormon tertentu oleh tubuh di pagi hari, dapat meningkatkan resistensi insulin, ketidakcukupan insulin, menyebkan lonjakan yang tidak diinginkan.

Untungnya efek fajar ini bukan tanpa solusi. Karena menurut ahli, banyak cara yang bisa ditempuh untuk mengatasinya.

Berikut yang bisa Anda lakukan untuk memerangi efek fajar pada penderita diabetes:

• Makan cemilan kaya serat namun rendah lemak sebelum tidur.
• Selain snack berbahan gandum utuh, Anda juga bisa mencoba apel yang dicocol ke selai kacang.

Dengan menyantapnya dalam jumlah yang sedang, makanan di atas mampu mencegah kadar gula dari dari lonjakan yang tidak diinginkan.

Namun ingat bahwa terlalu banyak ngemil sebelum tidur, justu akan kontra produktif jika Anda memiliki masalah gula darah.

Pada kasus lain, dokter biasanya akan menganjurkan penggunaan insulin tambahan, insulin yang hanya disuntikan menjelang tidur. (**)

Sumber: Fin/Healthline

Comment