EDISIINDONESIA.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Rabu, 26 Mei 2026.
Sejumlah wilayah di Indonesia diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
Berdasarkan unggahan resmi BMKG, status Waspada berlaku di sejumlah provinsi karena berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat. Sementara status Siaga diterapkan di wilayah yang berisiko mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Wilayah Berstatus Waspada Hujan Sedang hingga Lebat
BMKG mencatat sedikitnya 24 wilayah masuk kategori waspada terhadap potensi hujan sedang sampai lebat pada 26 Mei 2026.
Daftar wilayah tersebut meliputi:
Aceh
Jambi
Sumatera Selatan
Kepulauan Bangka Belitung
Bengkulu
Lampung
Banten
Jawa Tengah
Jawa Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Timur
Kalimantan Selatan
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua Barat Daya
Papua Barat
Papua Tengah
Kondisi hujan sedang hingga lebat ini perlu diwaspadai terutama di wilayah rawan banjir, genangan, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Dua Wilayah Berstatus Siaga Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Sementara itu, BMKG menetapkan status Siaga untuk dua wilayah yang diperkirakan mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, yakni Kalimantan Utara dan Maluku Utara.
Masyarakat di wilayah tersebut diimbau lebih waspada terhadap peningkatan debit air sungai, banjir lokal, gangguan transportasi, hingga potensi longsor di daerah perbukitan.
BMKG menyebut tidak ada wilayah yang masuk kategori WAS (hujan sangat lebat hingga ekstrem) pada periode peringatan dini 26 Mei 2026.
Peringatan Dini Angin Kencang
Selain hujan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini potensi angin kencang di Kepulauan Bangka Belitung dan Nusa Tenggara Timur.
Angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, gelombang tinggi di wilayah pesisir, serta gangguan aktivitas pelayaran dan transportasi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau pembaruan cuaca resmi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, terutama saat beraktivitas di luar ruangan atau melakukan perjalanan jauh.
Warga di wilayah rawan banjir dan longsor disarankan memastikan saluran air tidak tersumbat, menghindari area lereng curam saat hujan deras, serta menyiapkan langkah mitigasi darurat bila cuaca memburuk. (edisi/fajar)
Comment