Konawe Hadirkan Harapan: 30.847 Keluarga Terima Bantuan Pangan di 28 Kecamatan

KONAWE, EDISIINDONESIA.id- Semangat kebersamaan dan kepedulian pemerintah terasa kental di Kompleks Pergudangan Tuoy hari ini. Pemerintah Kabupaten Konawe, berkolaborasi erat dengan Perum Bulog Kantor Cabang Unaaha, secara resmi meluncurkan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (BPP) untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Sebanyak 616.940 kilogram beras dan 123.388 liter minyak goreng siap didistribusikan kepada 30.847 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 28 kecamatan.

Peluncuran yang ditandai dengan pelepasan armada truk logistik ini menegaskan komitmen Pemkab Konawe dalam upaya pengentasan kemiskinan dan penguatan ketahanan pangan di wilayahnya. Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., dalam kesempatan tersebut secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada perwakilan warga Kelurahan Tuoy dan Tobeu. Turut mendampingi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan instansi vertikal terkait, menunjukkan sinergi lintas sektor yang solid.

“Bantuan pangan ini adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi, sekaligus menjadi instrumen penting dalam mengendalikan inflasi dan gejolak harga,” ujar Bupati Yusran Akbar.

Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah, yang mengintegrasikan perlindungan sosial sebagai pilar pembangunan.

Tahun 2026 ini mencatat lonjakan signifikan dalam cakupan penerima bantuan di Konawe. Jumlah KPM meningkat drastis sebesar 64% dibandingkan tahun sebelumnya, dari 18.757 menjadi 30.847 penerima. Peningkatan ini, yang didukung oleh Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial, menjadi bukti perluasan jangkauan perlindungan sosial, sekaligus menjadi tantangan bagi para distributor untuk memastikan ketepatan sasaran.

Kepala Cabang Bulog Unaaha, Hendra Dionisius, melaporkan bahwa pihaknya telah menyiapkan mekanisme distribusi yang efisien. Sesuai petunjuk teknis Badan Pangan Nasional (Bapanas), penyaluran untuk dua bulan alokasi dilakukan serentak. Setiap KPM akan menerima 20 kg beras premium dan 4 liter minyak goreng.

“Kami berkomitmen penuh menjalankan amanah ini dengan transparan dan bertanggung jawab, memastikan 616.940 kg beras dan 123.388 liter minyak goreng tersalurkan dengan baik kepada 30.847 penerima di 348 desa dan kelurahan se-Kabupaten Konawe,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kajari Konawe Fachrizal, S.H., perwakilan Polres Konawe, Ketua DPRD Konawe I Made Asmaya, Anggota DPRD Komisi III Jemi Syafrul Imran, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para camat. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh terhadap program strategis ini dan pentingnya pengawasan bersama demi kelancaran distribusi hingga ke tingkat desa.

Masyarakat penerima bantuan menyambut antusias peluncuran ini. “Bantuan ini sangat meringankan beban kami, apalagi di tengah kondisi ekonomi saat ini,” ungkap salah seorang warga Kelurahan Tuoy. Sistem distribusi yang langsung dan transparan dinilai positif karena memastikan kebutuhan pokok terpenuhi tanpa beban biaya transportasi tambahan.

Penyaluran BPP ini merupakan bagian dari stimulus ekonomi pemerintah pusat yang diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat dan meminimalkan kerawanan pangan. Sinergi antara Bulog, Pemkab Konawe, dan aparat keamanan menjadi kunci keberhasilan program ini agar tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.

Dinas Ketahanan Pangan dan instansi terkait akan terus melakukan monitoring berkala. Bupati Yusran Akbar berpesan agar seluruh aparatur di tingkat desa dan kelurahan proaktif mengawal distribusi.

“Kita ingin seluruh rangkaian ini menjadi bukti bahwa kolaborasi kita membawa manfaat nyata bagi masyarakat Konawe,” pungkasnya sebelum melepas secara simbolis truk-truk yang membawa harapan baru bagi ribuan keluarga di Bumi Kalosara.(**)

Comment