EDISIINDONESIA.id – Ajax Amsterdam mempunyai alasan kuat untuk merekrut penjaga gawang timnas Indonesia, Maarten Paes. Klub peserta kompetisi Eredivisie Belanda itu mengalami situasi pelik di sektor kiper pada akhir musim ini.
Ajax menilai Paes sebagai sosok ideal untuk mengisi posisi penjaga gawang utama, yang akan kosong pada musim depan. Kiper nomor satu saat ini, Vitezslav Jaros, akan kembali ke Liverpool setelah masa peminjamannya berakhir.
Sementara itu, Remko Pasveer membuka kemungkinan untuk pensiun sebagai pemain mengingat usianya sudah 42 tahun. Namun, pada bursa transfer Januari ini ia dirumorkan akan pindah demi memperkuat Heracles Almelo.
Kiper veteran itu ingin membantu klub lamanya keluar dari ancaman degradasi dari Eredivisie. Pasveer sebelumnya sudah mencatatkan 150 penampilan bersama Heracles pada periode 2008 hingga 2014.
Meski masih memiliki kontrak hingga akhir musim, manajemen Ajax dikabarkan menyetujui kepergian Pasveer. Sejak bergabung secara gratis dari Vitesse pada 2021, Pasveer telah tampil dalam 100 pertandingan resmi bersama Ajax.
Di sisi lain, manajemen Ajax disebut siap menawarkan kontrak jangka panjang kepada Paes. Dilansir dari Voetbal International, Paes akan diikat oleh Ajax hingga musim panas 2029.
Paes yang masih terikat kontrak dengan FC Dallas merupakan produk akademi klub asal Belanda, NEC Nijmegen. Namanya mulai mencuat saat berhasil menembus tim utama FC Utrecht, hingga tampil sebanyak 48 kali di kompetisi resmi.
Ia kemudian hijrah ke Amerika Serikat dan selama tiga setengah tahun terakhir menjadi kiper utama FC Dallas. Penampilannya yang konsisten, mengantarkannya menjadi pilihan utama di Timnas Indonesia.
Direktur Teknik Ajax saat ini, Jordi Cruijff, disebut menjadi sosok yang memberi rekomendasi untuk merekrut Paes. Ia dikabarkan terkesan dengan kualitas pemain kelahiran 14 Mei 1998 itu saat menjadi palang pintu terakhir skuad Garuda. (edisi/bs)
Comment