5 Kekalahan Beruntun, PSM Makassar Terancam Degradasi

EDISIINDONESIA.id- PSM Makassar sedang menghadapi masa-masa sulit di ajang Super League 2025/2026. Tren negatif terus menghantui tim Juku Eja, dengan lima kekalahan beruntun yang mereka alami hingga pekan ke-18.

Kekalahan terbaru didapat saat bertandang ke markas Persijap Jepara di Gelora Bumi Kartini pada Sabtu (24/1/2026). PSM Makassar harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-0.

Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, mengakui bahwa timnya sedang dalam kondisi yang tidak ideal. “Hasil ini memang tidak bagus buat kami. Tapi seperti yang saya katakan, selalu ada pertandingan berikutnya yang jadi kesempatan melakukan perbaikan,” ujarnya usai laga.

Trucha juga mengakui bahwa pertandingan melawan Persijap sangat berat bagi timnya. “Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, pertandingan ini tidak mudah bagi kita. Di awal pertandingan, saya kira kita memberikan skenario kepada lawan untuk mencetak gol mereka,” sebutnya.

Selain itu, Trucha juga menyoroti faktor keberuntungan yang tidak berpihak pada timnya. “Kita kurang beruntung, padahal kita bisa clear, sapu bolanya langsung. Namun situasi itu terjadi dan akhirnya lawan mencetak gol pertama,” terangnya.

Akibat hasil buruk ini, PSM Makassar harus rela terlempar ke posisi ke-12 klasemen sementara dengan hanya mengumpulkan 19 poin. Mereka juga semakin dekat dengan zona merah, hanya terpaut tujuh poin dari Persijap yang berada di posisi ke-16.

Dengan performa yang terus menurun, PSM Makassar harus segera berbenah jika tidak ingin terdegradasi dari Super League 2025/2026.(edisi/fajar)

Comment