Waspada Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Wilayah Sultra

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan update peringatan dini cuaca untuk wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (14/12/2025), pukul 15.00 WITA.

BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.

Dilansir dari website resmi BMKG Sultra, kondisi cuaca tersebut diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di sejumlah wilayah.

Daerah yang berpotensi terdampak meliputi Kabupaten Konawe yakni Abuki, Soropia, Tongauna, Latoma, Bondoala, Routa, Asinua, Kapoiala, Padangguni, Morosi, dan Tongauna Utara.

Selain itu, hujan lebat juga berpotensi terjadi di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) meliputi Angata, Landono, Konda, Ranomeeto, Moramo, Laonti, Benua, Mowila, Moramo Utara, Buke, Wolasi, Baito, dan Sabulakoa.

Wilayah Kabupaten Konawe Utara (Konut) yang diprakirakan terdampak antara lain Asera, Wiwirano, Lasolo, Lembo, Sawa, Oheo, Motui, Lasolo Kepulauan, dan Landawe.

BMKG juga mencatat potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), khususnya Kecamatan Ueesi, serta di wilayah Kota Kendari bagian Nambo.

Lebih lanjut, prakiraan tersebut dapat meluas ke wilayah lain, di antaranya Kabupaten Kolaka (Wolo dan Samaturu), Kabupaten Konawe (Unaaha, Wawotobi, Pondidaha, Sampara, Uepai, Besulutu, Anggaberi, Meluhu, Amonggedo, Lalonggasumeeto, Anggalomoare, dan Anggotoa), serta Kabupaten Konawe Selatan meliputi Andoolo, Palangga, Lalembuu, Laeya, Basala, Ranomeeto Barat, dan Andoolo Barat.

Wilayah tambahan lainnya yang berpotensi terdampak yakni Kabupaten Konut (Molawe dan Andowia), Kabupaten Kolaka Timur (Uluiwoi, Tinondo, dan Dangia), serta sejumlah kecamatan di Kota Kendari seperti Mandonga, Kendari, Baruga, Poasia, Kendari Barat, Abeli, Wua-Wua, Kadia, Puuwatu, dan Kambu.

BMKG memperkirakan kondisi cuaca tersebut masih dapat berlangsung hingga pukul 17.30 WITA. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan air, banjir, pohon tumbang, dan gangguan aktivitas akibat angin kencang serta petir. (**)

Comment