Cabang Wushu Sumbang Medali Emas dan Perak untuk Indonesia

EDISIINDONESIA.id – Cabang wushu menyumbangkan dua medali bagi kontingen Indonesia pada SEA Games 2025. Atlet taolu senior Indonesia, Edgar Xavier Marvelo, berhasil meraih medali emas, sementara Seraf Naro menyabet medali perak.

Bagi Edgar, emas ini menjadi yang keempat sepanjang keikutsertaannya pada SEA Games. Atlet berusia 27 tahun tersebut sebelumnya meraih dua emas pada SEA Games Filipina 2019 serta satu emas pada SEA Games Kamboja 2023.

Bertanding di The Government Complex Building C, Thung Song Hong, Lak Si, Bangkok, Minggu (14/12/2025), Edgar dan Seraf tampil pada nomor gabungan Chang Quan, Dao Shu, dan Gun Shu. Edgar keluar sebagai yang terbaik dengan total nilai 29,349 poin dari rincian 9,776, 9,780, dan 9,793.

Sementara itu, Seraf Naro menempati posisi kedua dan berhak atas medali perak dengan total nilai 29,246 poin, hasil dari nilai 9,680, 9,786, dan 9,780. Medali perunggu diraih atlet Thailand, Ting Clement Su Wei, dengan total nilai 29,238 poin.

“Penampilan Edgar dan Seraf Naro sangat sempurna. Mereka memang pantas meraih medali emas dan perak,” ujar Ketua Pengprov Wushu Indonesia Jakarta yang juga Wakil Bendahara PB WI, Gunawan Tjokro.

Kebahagiaan juga dirasakan keluarga atlet. Ibunda Edgar, Maria Caecilia Nureka, mengaku bangga melihat putranya kembali mengharumkan nama Indonesia di SEA Games.

“Jantung saya berdebar menyaksikan penampilan Edgar selama dua hari ini. Saya sangat senang dan bangga karena Edgar bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia,” tuturnya.

Edgar mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ia menyebut medali ini terasa spesial mengingat persiapan tim sempat terganggu.

“Saya senang dan bangga bisa menyumbangkan satu emas dan satu perak untuk Indonesia. Ini emas keempat saya di SEA Games, meskipun pelatnas sempat terhenti karena efisiensi anggaran,” kata Edgar seusai pertandingan.

Dengan tambahan hasil ini, Timnas Wushu Indonesia sementara telah mengoleksi satu medali emas dan tiga medali perak di SEA Games 2025.

Sekretaris Jenderal PB Wushu Indonesia, Ngatino, menilai pencapaian Edgar menunjukkan semangat juang tinggi yang patut diteladani. “Fighting spirit Edgar bisa menjadi contoh bagi atlet-atlet wushu junior. Meski usianya tidak muda lagi, ia tetap mampu meraih emas di SEA Games ke-33,” ujarnya.

PB Wushu Indonesia berharap raihan medali dapat terus bertambah dari nomor taolu maupun sanda pada pertandingan selanjutnya. (edisi/bs)

Comment