Bulog Konawe Siap Serap Gabah Petani Sesuai HPP Jelang Musim Panen

KONAWE, EDISIINDONESIA.id– Menjelang musim panen, Perum Bulog Konawe menegaskan komitmennya untuk membeli gabah petani sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

Kepala Bulog Konawe, Muh Abdan Djarmin, menyatakan bahwa pembelian akan dilakukan dengan syarat gabah memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan, termasuk beras hasil giling berwarna putih bersih dan memiliki rendemen sesuai rata-rata nasional yang ditetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 53,38 persen.

“Untuk gabah yang tidak bisa menghasilkan rendemen rata-rata nasional itu agak berat untuk kami beli,” ujarnya pada Senin, 13 Oktober 2025.

Bulog Konawe juga melibatkan sejumlah penggilingan di wilayah panen yang sulit dijangkau untuk membantu pembelian gabah dengan harga yang sama. Namun, Bulog tidak dapat membeli gabah dengan kualitas di bawah standar rendemen nasional.

Muh Abdan Djarmin menambahkan, Bulog Konawe akan melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh mitra penggilingan yang bekerja sama dalam pembelian gabah.

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada tengkulak atau pengumpul yang memanfaatkan situasi dengan menekan harga di bawah pasaran.

“Kami mendapat informasi kadang ada peluncur yang membeli di bawah Rp6.000, bahkan Rp5.800. Ini yang kami tidak harapkan terjadi,” tegasnya.

Bulog mengimbau petani untuk melaporkan jika menemukan mitra penggilingan yang membeli gabah berkualitas baik di bawah harga HPP.

“Kami punya tim yang turun setiap hari ke lapangan. Kalau ada yang menemukan gabah berkualitas baik dibeli di bawah Rp 6.500, tolong laporkan ke kami. Akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.

Dengan langkah ini, Bulog Konawe berupaya melindungi kepentingan petani dan memastikan harga gabah tetap stabil selama musim panen.(**)

Comment