KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar dalam rangka Hari Pangan Sedunia (HPS) 2025.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemberian bantuan pangan kepada kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan miskin ekstrem, bertempat di Pelataran Parkir Balai Kota Kendari.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan masyarakat tetap dapat mengakses bahan pangan dengan harga terjangkau.
“Melalui gerakan pangan murah dan pemberian bantuan pangan ini, kami ingin menghadirkan solusi nyata agar masyarakat berpenghasilan rendah bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.
Wali Kota menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari menekan angka inflasi daerah. Pemerintah secara rutin melakukan pemantauan harga pangan di seluruh pasar tradisional.
“Sampai hari ini, komitmen menjaga kestabilan harga terus kami jalankan agar inflasi tidak terjadi di Kota Kendari. Namun di sisi lain, kami juga mewaspadai deflasi karena itu juga bisa merugikan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengungkapkan bahwa hingga Oktober 2025, GPM telah dilaksanakan sebanyak 78 kali di berbagai wilayah Kota Kendari.
“Alhamdulillah, Kota Kendari saat ini menempati posisi pertama di Sulawesi Tenggara dan kedua secara nasional dalam jumlah kios pangan terbanyak,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kendari berharap masyarakat semakin mudah memperoleh bahan pangan dengan harga stabil, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal di tengah dinamika ekonomi nasional.(**)
Comment