Kemenko Polhukam Gelar Seminar Literasi Digital di Kendari, Soroti Ancaman Disinformasi terhadap Demokrasi

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) menggelar Seminar Literasi Digital bertema “Merawat Demokrasi, Menangkal Disinformasi” di Kendari, Kamis (2/10/2025).

Acara ini menghadirkan akademisi, praktisi komunikasi, pegiat literasi digital, serta unsur pemerintah pusat dan daerah.

Deputi Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur Kemenko Polhukam, Marsda TNI Eko Dono Indarto, menegaskan pentingnya literasi digital sebagai benteng demokrasi di tengah derasnya arus informasi.

Ia mengingatkan bahwa hoaks, disinformasi, dan ujaran kebencian dapat merusak persatuan bangsa dan menggerus kepercayaan publik.

Mengutip survei Kemenkomdigi 2022–2023, Eko menyebut literasi digital masyarakat Indonesia masih berada pada kategori sedang, sehingga rentan terhadap informasi menyesatkan.

Ia menekankan tiga langkah penting: memperkuat kolaborasi lintas sektor, meningkatkan daya kritis masyarakat, serta menjadikan literasi digital sebagai gerakan berkelanjutan.

Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki posisi strategis dalam penguatan literasi digital karena karakter kepulauan dan keragaman sosial budayanya.

Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan literasi digital sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari demi menjaga demokrasi dan ketahanan nasional.(**)

Comment