KONKEP, EDISIINDONESIA.id– Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula Kantor Bupati, Senin (7 Juli 2025). Rakor yang dibuka langsung oleh Bupati Konkep, Rifqi Saifullah Razak, dihadiri oleh Kepala Bappeda, para asisten, kepala OPD, dan camat se-Konkep.
Bupati Rifqi Saifullah Razak menyampaikan bahwa meskipun Pemkab Konkep telah menunjukkan konsistensi dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem, angka kemiskinan di Konkep masih berada di atas rata-rata nasional (8,67%) dan Provinsi Sulawesi Tenggara (11,21%), dengan angka kemiskinan ekstrem sebesar 1,51%.
Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh jajarannya untuk terus berupaya menekan angka kemiskinan. Ia menekankan pentingnya menciptakan kemandirian dan pemberdayaan masyarakat, bukan hanya sekadar mengurangi beban hidup yang berpotensi menciptakan ketergantungan.
Bupati Rifqi memaparkan sejumlah indikator pembangunan Konkep yang menunjukkan tren positif dalam lima tahun terakhir (2021-2024):
– Indeks Pembangunan Manusia (IPM): Meningkat dari 65,73 menjadi 68,77.
– Pertumbuhan ekonomi: Meningkat dari 2,23% menjadi 7,16%.
– Indeks Ketimpangan: Menurun dari 0,324 menjadi 0,284.
– Angka Kemiskinan: Menurun dari 17,81% menjadi 15,54%.
– Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT): Menurun dari 1,88% menjadi 1,51%.
– Angka Harapan Hidup: Meningkat dari 68,43 menjadi 70,29.
– Rata-rata Lama Sekolah: Meningkat dari 9,42 menjadi 9,46.
Data tersebut menunjukkan kemajuan signifikan, namun Bupati menekankan perlunya strategi yang lebih terarah dan komprehensif untuk mencapai target penurunan angka kemiskinan yang lebih signifikan.(adv)
Comment