MUNA, EDISIINDONESIA.id – Tahun ajaran 2025/2026, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Raha kembali membuka jurusan Pertambangan bagi calon siswa-siswi baru.
Kepala SMKN 1 Muna, Masrawati, mengatakan, SMKN 1 Muna kembali membuka jurusan pertambangan karena peminatnya yang cukup banyak.
“Ini tahun ke tiga kami membuka jurusan pertambangan. Tahun pertama dan kedua, alhamdulillah peminatnya cukup meningkat, saat ini kelas X dan XI jurusan pertambangan masing-masing terdiri atas dua rombel/kelas,” terang Masrawati, Kamis (15/05/2025).
Kepsek menjelaskan, alasan membuka jurusan tersebut yang sebelumnya di sekolah swasta, karena Kepala Dikbud Sultra menginginkan sekolah negeri yang lebih dulu merintis jurusan itu.
“Kenapa juga kami bersemangat membuka jurusan pertambangan ini, karena ada salah satu SMK di Kendari, jurusan pertambangan rata-rata siswanya dari Muna. Jadi memang ini pemantik untuk mengadakan jurusan pertambangan di Muna, apalagi bisa meringankan beban orang tua siswa. Sekolah di Kendari tentu lebih banyak biayanya dibanding kampung sendiri,” terangnya.
Ia menambahkan, menghadapi penerimaan jurusan pertambangan tahun ini, pihaknya optimistis peminatnya lebih meningkat.
Untuk mendukung itu, pihaknya terus membenahi fasilitas yang dibutuhkan siswa. Misalnya, laboratorium berisi pakaian lengkap K3LH, sampel batu-batuan, peralatan baju dan lain sebagainya ketika kelapangan, dan kaca pembesar. Termasuk 3 orang tenaga pendidik yang kompeten.
“Target tahun ini sekitar 100 siswa atau tiga rombel, kami bekali sedini mungkin ilmu tambang, kan potensi posisi ditambang bisa lebih baik lagi, dalam artian tidak hanya sebagai pelengkap.
Selain itu, di SMKN 1 Muna juga memiliki 5 jurusan lainnya, yang kesemuanya memiliki guru yang kompeten dibidangnya.
“Kemudian ruang praktek Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Manajemen Perkantoran, Bisnis Daring, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) serta jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV),” pungkas Masrawati. (**)
Comment