MUNA, EDISIINDONESIA.id – Seorang pelajar Sekolah Teknik Menengah (STM) asal Desa Labaha, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna, mengalami luka serius usai sepeda motornya menghantam mobil angkutan kota (pete-pete) di Jalan Poros Desa Bungi, Kecamatan Kontunaga pada Rabu siang (30/04/2025).
Korban diketahui bernama Muh. Deki Dakwa. Ia mengendarai sepeda motor Suzuki FU hitam bernomor polisi DT 6102 GD dari arah barat menuju timur dengan kecepatan tinggi.
Saat memasuki tikungan ke kiri, motornya melebar ke kanan, melintasi marka jalan, lalu menghantam pete-pete Suzuki Futura bernomor DT 1348 UD yang dikemudikan La Lijan dari arah berlawanan.
Hal tersebut di ungkapan seorang saksi mata di lokasi kejadian bernama Saiman Abas. Ia menuturkan bahwa dirinya tengah duduk di depan rumah ketika insiden tersebut terjadi.
“Suara benturannya keras sekali, seperti ledakan, Pas saya keluar, korban sudah tergeletak. Motornya ringsek.” terangnya.
Benturan itu membuat Deki terlempar dari motor dan mengalami luka berat. Ia segera dilarikan ke RSUD dr. H.L.M. Baharuddin, M.Kes. untuk mendapatkan perawatan intensif.
Saiman menyebut tikungan tempat kecelakaan itu rawan insiden serupa. Lokasinya berada di tanjakan perbatasan antara Desa Labaha dan Bungi.
“Sering orang jatuh di situ, apalagi kalau ngebut. Tadi juga standar samping motornya katanya belum naik,” ujar dia.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Muna, IPDA Baharuddin, membenarkan insiden tersebut. Hasil olah TKP sementara menunjukkan bahwa kecelakaan dipicu oleh kelalaian pengendara motor.
“Korban melaju cukup kencang, tidak mampu mengendalikan laju kendaraan saat tikungan, hingga melewati marka dan bertabrakan dengan mobil dari arah berlawanan,” kata Baharuddin.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus ini sembari menunggu kondisi korban stabil. Atas kejadian tersebut, polisi jmengimbau seluruh pengendara, khususnya pelajar, agar tidak ugal-ugalan di jalan dan selalu memastikan kelengkapan kendaraan.(**)
Comment