EDISIINDONESIA.id- Presiden Prabowo Subianto memimpin koordinasi respons ASEAN terhadap kebijakan tarif timbal balik Amerika Serikat (AS).
Beliau melakukan komunikasi langsung dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr., dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong untuk membahas strategi bersama.
Perdana Menteri Anwar Ibrahim mengonfirmasi hal ini melalui akun Instagramnya (@anwaribrahim_my), menyatakan telah bertukar pandangan dengan para pemimpin ASEAN terkait tarif resiprokal AS.
Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN pekan depan akan menindaklanjuti diskusi ini untuk mencari solusi terbaik bagi semua negara anggota.
Kebijakan tarif timbal balik AS memberlakukan tarif sebesar 24% untuk Malaysia dan Brunei Darussalam, 17% untuk Filipina, 10% untuk Singapura, serta tarif yang lebih tinggi untuk Kamboja (49%), Laos (48%), Vietnam (46%), Myanmar (44%), dan Thailand (36%).
Koordinasi ASEAN menjadi krusial dalam menghadapi dampak kebijakan ini.(edisi/rmol)
Comment