Pj Bupati Busel Dorong Pengembangan Karbon Biru untuk Mitigasi Perubahan Iklim

BUSEL, EDISIINDONESIA.id- Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, tengah gencar mengembangkan potensi karbon biru sebagai solusi untuk mengatasi perubahan iklim. Program ini difokuskan pada pengembangan tanaman laut yang dapat menyerap karbon dioksida dan mengurangi dampak iklim ekstrem.

Sebagai langkah awal, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memberikan pelatihan kepada kelompok masyarakat di Pulau Kadatua dan Pulau Siompu. Pelatihan ini mencakup mitigasi perubahan iklim dari ekosistem padang lamun dan pembuatan peta lamun nasional. Selain pelatihan, KKP juga memberikan bantuan berupa peralatan dan akomodasi bagi kelompok padang lamun.

PJ Bupati Buton Selatan, Ridwan Badallah, turut mendukung program ini dengan memberikan bantuan kepada para petani padang lamun di Siompu.

Novi Susetyo Adi, Koordinator Kegiatan dari Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil, Kementerian Kelautan dan Perikanan, menjelaskan bahwa pengembangan karbon biru di Buton Selatan memiliki dua tujuan utama:

1. Mitigasi perubahan iklim: Padang lamun berperan penting dalam menyerap karbon dioksida dan mengurangi dampak perubahan iklim.
2. Pembuatan peta lamun nasional: Peta ini akan membantu dalam pemantauan dan pengelolaan ekosistem padang lamun secara efektif.

KKP telah memberikan bantuan sarana kepada 7 kelompok di 4 kecamatan di Buton Selatan, yaitu Kecamatan Sampolawa, Lapandewa, Siompu, dan Kadatua. Bantuan ini berupa alat pemantauan kondisi padang lamun seperti kamera bawah laut, GPS, teropong, dan snorkeling.

Pengembangan karbon biru tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal. Melalui ekowisata dan perikanan ramah lingkungan, masyarakat dapat meningkatkan pendapatan mereka dan mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.(**)

Comment