Tragis, Petani di Konawe Selatan Tewas Tersambar Petir Saat Bekerja di Kebun

KONSEL, EDISIINDONESIA.id– Seorang petani bernama I Ketut Luwi (55), warga Desa Watabenua, Kecamatan Landono, ditemukan meninggal dunia di kebunnya pada Senin malam (6/4/2026). Dugaan kuat, korban tewas tersambar petir saat sedang bekerja.

Peristiwa nahas ini pertama kali diketahui sekitar pukul 20.30 WITA. Pihak keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian setelah korban tak kunjung pulang sejak siang hari. Korban akhirnya ditemukan terbaring tak bernyawa di dekat pohon bambu di kebunnya yang berlokasi di Desa Morini Mulya, Kecamatan Landono.

Kasi Humas Polres Konawe Selatan, IPTU Komang Budayana, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, korban berangkat ke kebun untuk bekerja sekitar pukul 12.30 WITA. “Menurut keterangan saksi, sebelumnya sekitar pukul 12.30 WITA korban berangkat menuju kebun untuk bekerja seperti biasa,” kata Komang, Selasa (7/4/2026).

Karena khawatir korban tidak kunjung kembali hingga pukul 20.00 WITA, pihak keluarga bersama sejumlah warga, termasuk Gede Tesar, Putu Diki, dan Ketut Alit, segera melakukan pencarian.

Dari hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis di Puskesmas Landono, ditemukan luka robek berukuran sekitar 1×1 cm di bagian belakang kepala korban dan rambut yang hangus.

Temuan ini memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat sambaran petir.
Sekitar pukul 21.45 WITA, jenazah korban dibawa kembali ke rumah duka di Desa Watabenua untuk disemayamkan. Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

Sementara itu, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas Polsek Landono juga menemukan topi dan gergaji milik korban di sekitar lokasi penemuan. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian korban, meskipun indikasi awal sangat mengarah pada faktor alam.(**)

Comment