Mayat Pria Diduga ODGJ Ditemukan Mengambang di Perairan Pelabuhan Tomia Wakatobi

WAKATOBI, EDISIINDONESIA.id – Masyarakat Kabupaten Wakatobi digemparkan dengan penemuan sesosok mayat mengambang di dasar laut kawasan Pelabuhan Tomia pada Senin malam, 21 Oktober 2024. Penemuan ini terjadi sekitar pukul 20.45 WITA, dilaporkan oleh seorang warga yang sedang memancing di sekitar pelabuhan.

Aparat kepolisian dengan sigap mengevakuasi jasad korban sekitar pukul 21.00 WITA, dibantu oleh anggota Unit Intel Kodim 1413 Buton, Serka Sahlan. Proses evakuasi berjalan cepat dan terkoordinasi berkat laporan dari seorang warga setempat.

Serka Sahlan menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula saat Ansari, warga Kelurahan Tongano Timur, sedang memancing di sekitar lokasi. Ia melihat sesosok tubuh seorang lelaki yang mengambang kaku di laut, mengenakan baju bergaris dan celana hitam. Sontak, Ansari segera memberi tahu awak kapal yang sedang bersandar di pelabuhan tentang penemuan mayat tersebut.

“Saudara Ansari segera melaporkan penemuan tersebut, dan kami langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar Serka Sahlan.

Dari hasil identifikasi, korban diketahui bernama Ali Basri (29), warga Desa Tiroau, Kecamatan Tomia Timur. Ia adalah putra dari pasangan almarhum La Rasidi dan almarhumah Wa Ode Samuda. Berdasarkan informasi dari warga, korban diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ).

Setelah dievakuasi, jenazah Ali Basri segera dibawa ke Puskesmas Usuku untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Hingga saat ini, penyebab pasti tenggelamnya korban masih dalam proses penyelidikan.(**)

Comment