KENDARI, EDISIINDONESIA.id– Calon Walikota dan Wakil Walikota Kendari, pasangan Siksa-Sudirman, berkomitmen untuk membangun Kendari yang lebih baik dengan menghadirkan program-program nyata dalam 100 hari pertama masa jabatan mereka. Program ini berfokus pada tiga pilar utama: Kendari Bersih, Kendari Sejahtera, dan Kendari Berbudaya.
Kendari Bersih:
Operasi Bersih Kendari: Melaksanakan operasi bersih kota secara masif, melibatkan seluruh stakeholder, untuk membersihkan sampah, menata taman kota, dan mengembalikan keindahan kota Kendari.
Kendari Bebas PKL Liar: Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tidak berizin dan mengganggu ketertiban umum, dengan menyediakan lokasi berjualan yang layak dan terintegrasi.
Kendari Hijau: Penanaman pohon di berbagai titik strategis kota untuk meningkatkan kualitas udara, mengurangi polusi, dan menciptakan ruang terbuka hijau yang lebih luas.
Kendari Tertib Lalu Lintas: Penerapan sistem lalu lintas yang tertib dan efektif, termasuk penataan jalur pedestrian, penambahan rambu lalu lintas, dan penerapan sistem e-tilang.
Kendari Sejahtera:
Kendari Sehat: Meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat, termasuk pembangunan puskesmas baru, pengadaan alat kesehatan modern, dan program pencegahan penyakit.
Kendari Cerdas: Meningkatkan kualitas pendidikan dengan program beasiswa bagi siswa berprestasi, pelatihan guru, dan pembangunan sekolah berkualitas.
Kendari Mandiri: Membangun program pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk pelatihan kewirausahaan, bantuan modal usaha, dan pengembangan UMKM.
Kendari Inklusif: Meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan lainnya, dengan menyediakan fasilitas publik yang ramah disabilitas dan program sosial yang inklusif.
Kendari Berbudaya:
Kendari Berbudaya: Meningkatkan apresiasi terhadap seni dan budaya lokal, dengan menyelenggarakan event budaya, festival seni, dan program pelestarian budaya.
Kendari Beragama: Meningkatkan kerukunan antar umat beragama, dengan program dialog antar agama, kegiatan keagamaan bersama, dan bantuan untuk rumah ibadah.
Implementasi Program:
Transparansi dan Akuntabilitas: Seluruh program akan dijalankan dengan transparan dan akuntabel, dengan melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan monitoring.
Kolaborasi dan Sinergi: Siksa-Sudirman berkomitmen untuk membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai stakeholder, termasuk pemerintah pusat, pemerintah provinsi, swasta, dan masyarakat, untuk mewujudkan program ini.
Teknologi dan Inovasi: Penerapan teknologi dan inovasi akan menjadi kunci dalam pelaksanaan program ini, untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan transparansi.
Target:
Meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kendari.
Membangun Kendari yang bersih, sehat, dan sejahtera.
Mengembangkan Kendari sebagai kota yang berbudaya dan ramah lingkungan.
Siksa-Sudirman yakin bahwa dengan program 100 hari ini, Kendari akan menjadi kota yang lebih baik dan maju, serta menjadi tempat yang nyaman dan sejahtera untuk hidup.(**)
Comment