MUNA, EDISIINDONESIA.id – Ratusan honorer tanaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Muna menjelang seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, pekan lalu mendatangi kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Muna.
Kedatangan para nakes tersebut untuk mempertanyakan penyebab nama mereka tidak terdata dalam database di Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Plt Kepala BKPSDM Muna LM. Asmadi Teno menerangkan, banyak nakes tidak terdaftar karena diverifikasi terkait sumber honor mereka, yang tidak berasal dari APBD sesuai dengan peraturan dari MenPAN-RB.
“Banyak teman-teman nakes ini honornya bersumber dari jasa kapitasi,” ungkatnya lewat telepon, Rabu (9/10/2024).
Namun, guna mencari solusi atas masalah itu, hari ini Plt Kepala BKPSDM Muna bersama perwakilan nakes terbang ke Jakarta untuk mengkonsultasikan hal tersebut di BKN.
“Kami akan konsultasikan di BKN, bagaimana solusi atas permasalahan nakes, yang mengikuti pendataan tahun 2022 tetapi tidak masuk namanya dalam database BKN.” Pungkasnya. (Andik)
Comment