KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Kendari menggelar sosialisasi pembinaan kesadaran bela negara, Jumat (2/8/2024).
Kegiatan ini menyasar pekerja di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) tentang pentingnya bela negara dalam mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara.
Brigjen TNI Eko Sunarto dari Ditjen Bela Negara Kemenhan RI menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya menyebarluaskan nilai dasar bela negara.
“Bela negara tidak hanya tentang memegang senjata. Perang tidak selalu melalui senjata, tetapi bisa saja melalui ekonomi dan ideologi,” ungkap Brigjen TNI Eko Sunarto.
Menurutnya, setiap warga negara Indonesia berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara.
“Perkembangan teknologi saat ini membuat potensi ancaman terhadap kedaulatan negara semakin kompleks dan multidimensi. Bentuk ancaman tidak lagi bersifat konvensional, tetapi lebih bersifat non-militer,” jelasnya.
Brigjen TNI Eko Sunarto juga menekankan pentingnya merawat semangat perjuangan bangsa.
“Sejarah perjuangan bangsa mengajarkan kita bahwa bangsa Indonesia perlu dirawat. Diharapkan, dengan kemajuan teknologi yang semakin pesat, cinta tanah air warga negara tidak akan luntur,” tambahnya.
Kemenhan berharap para peserta sosialisasi dapat menjadi teladan dalam aksi bela negara dilingkungannya. (**)
Comment