KOLUT, EDISIINDONESIA.id – Aliansi Sterwardship Herbisida Terbatas (Alister) bersama Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menggelar pelatihan pengguna pestisida terbatas di Desa Pohu, Kecamatan Lambai, Selasa (30/4/2024).
Ketua Umum Pusat Alishter, Muliadi mengatakan, pihaknya sudah dua kali melakukan pelatihan dan bimbingan pengguna pestisida terbatas kepada para petani.
Kegiatan yang berjalan mulai tahun 2016 ini sudah dilaksanakan di 321 kabupaten dan 28 provinsi. Total 32 ribu kelompok petani sudah ikut dalam pelatihan dan bimbingan.
Sedangkan di Sulawesi Tenggara sisa dua kabupaten yang belum dilakukan kunjungan dalam hal pelatihan dan bimbingan penggunaan pestisida terbatas kepada petani.
“Kami tidak mengganggu anggaran pemerintah untuk kegiatan seperti ini yang sudah tahunan dikerja oleh Alishter,” ungkap Muliadi.
Pihaknya berharap, di kegiatan ini khususnya di pelatihan pengguna pestisida terbatas memiliki pengetahuan teknis sehingga yang bersangkutan bisa diizinkan untuk menggunakan pestisida terbatas sesuai dengan peraturan yang ada.
“Kepada petani agar penggunaan pestisida bisa menggunakan lebih efektif dan efisien dan memperhatikan dampak sekecil maupun. Kemudian dampak besar kepada penggunaan para petani untuk pencegahan ketika terjadi keracunan dan menanggulangi ketika petani mengalami keracunan agar lebih efektif dan efisien,” ujar Muliadi.
“Harapan saya selaku ketua umum pusat Alishter, terkhusus pemerintah agar siap selalu menerima kami agar difasilitasi di panitia yang tergabung di Alishter, yang memiliki tanggung jawab kepada kelompok tani minimal memiliki pengatahuan dan keterampilan untuk pencegahan bagi pengguna diklorida agar lebih hati hati terangnya,” harapnya. (**)
Comment