Dukung Program Jagung, Camat Kontukowuna Siapkan Lahan 3 Hektar

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Program pengembangan jagung kuning tahun ini yang digelontorkan oleh Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta, sejauh ini terus mendapat dukungan dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Selain para guru di Dikbud Muna, Pemerintah Kecamatan khususnya Kecamatan Kontukowuna juga mendukung penuh langkah Bachrun membumikan kembali budaya Muna melalui program unggulan tersebut.

Camat Kontukowuna La Inpres bahkan siap menyambut program itu turun dengan menyiapkan lahan seluas 3 hektar.

“Sebagai Camat saya sudah siapkan lahan seluas 3 hektar. Insyaallah sudah siap, tinggal menunggu program itu turun,” ujarnya saat berjumpa di kantor Bappeda Muna, Rabu (20/3/2024).

Ia menyebut sebagian besar warga di Kecamatan Kontukowuna adalah petani, yang telah lama menanam jagung, sehingga menjadi lebih meyakinkan apabila mendapat support dari pemerintah daerah menggelontorkan program jagung.

“Program ini tentu akan lebih meyakinkan masyarakat bahwa menamam jagung tidak hanya menjadi konsumsi pribadi, lebih dari itu dapat menjadi ladang penghasilan terkhusus jagung kuning, juga insyaallah mampu meningkatkan ekonomi masyarakat juga mendokrak PAD,” katanya.

La Inpres menilai program Plt Bupati Muna tidak mungkin asal-asalan, melainkan sudah melalui perhitungan yang matang serta perencanaan yang terukur.

“Selama ini kan orientasi berpikir itu hanya tentang proyek dan infrastruktur. Sehingga hari ini kita lupa bahwa masyarakat Muna makanan pokok kita jagung,” tuturnya.

“Disamping itu, perlu ada gebrakan untuk lebih dari itu, kesejahteraan masyarakat yang dipikirkan oleh Plt Bupati. Gebrakan beliau wajib didukung, demi kesehatan ekonomi dan tujuan pembangunan daerah kita di Muna.” tambahnya.

La Inpres yang merupakan Ketua I DPP PAPDESI Indonesia sekaligus Ketua DPD PAPDESI Sultra tersebut memungkasi, lahan yang includ dengan pemerintah desa termasuk masyarakat petani se Kecamatan Kontukowuna, maka estimasi lahan yang siap ditanami jagung, mencapai 30-40 hektar.

” Jagung ini adalah harapan. Kita masyarakat Kabawo Raya apalagi ada pabrik jagung di desa Bea, siapa yang mau isi kalau bukan kita. Wilayah kami potensi jagung, cocok dengan tekstur tanahnya. Saya optimis program ini Insyaallah membawa kesejahteraan.” Tutupnya. (**)

Comment