BOMBANA, EDISIINDONESIA.id – Penjabat (Pj) Bupati Bombana menghimbau masyarakat untuk mengaduh kepadanya secara langsung, ketika masyarakat terkendala sebuah masalah yang tidak menemukan solusi di pemerintah setempat.
Hal itu ia sampaikan ketika melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam rangka penilaian lomba Posyandu, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan kesehatan lingkungan di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Rabu (4/10/2023).
Selain itu, ia meminta masyarakat untuk mengadu kepada dirinya dan tidak sungkan untuk datang ke Rumah Jabatan (Rujab) Bupati untuk menemuinya secara langsung.
“Rujab itu rumahnya rakyat, saya hanya menjaga rumah dan harus melayani rakyat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bombana tengah mencanangkan beberapa agenda penting.
Salah satu yang urgen adalah menangani isu dan masalah nasional ztunting. Ia mempertegas fungsi Posyandu sebagai salah satu garda terdepan dalam penangan stunting,
Sehingga, ia berharap kedepannya tidak ada lagi anak-anak di Bombana yang lahir mengalami Stunting. Untuk itu ia meminta camat melakukan intervensi.
“Saya minta camat semua melakukan Intervensi supaya anak-anak kita ini keluar dari lingkaran kekurangan Gizi,” tegasnya.
Ia juga mengimbau seluruh Stakeholder agar kedepannya Kecamatan Rumbia dan Rumbia Tengah dijadikan sebagai ruang tamu, sehingga siapapun yang datang menjadi nyaman dengan melihat keindahan, kerapian, serta keharmonisan masyarakat Kabupaten Bombana.
Untuk diketahui, sebelumnya dalam menangani stunting Pemkab Bombana telah meluncurkan program “Bapak Bunda Asuh” untuk menjadi Komitmen bersama. (**)
Comment