MAROS, EDISIINDONESIA.id — Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Jan S Marinka menggalang para pemuda dari sejumlah organisasi di Sulawesi Selatan untuk melakukan gerakan penanaman pohon Kebinekaan.
Rabu pagi tadi, gerakan tersebut dipusatkan di Gereja GKSS Benteng Gajah, Kabupaten Maros Sulawesi Selatan dan disambut Ketua Sinode GKSS.
Turut Hadir Politisi Muda Andi Nur Baso, Fice President Pupuk Indonesia Edi Andi Wosmobo, Ketua GMKI Makassar Janoval Leatemia.
Dalam sambutannya, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Jan S Maringka mengungkapkan bahwa pemberian bibit tanaman ini merupakan upaya menjaga kelestarian tanaman produktif sekaligus mendukung organ ketahanan pangan.
Menurutnya krisis pangan yang menghantui sangat penting untuk diantisipasi. Salah satunya dengan melakukan penanaman, termasuk buah, sayuran dan jagung.
“Ini merupakan bentuk kecil dari upaya kita bersama menghadapi terjadinya krisis pangan dengan menggandeng peran gereja, mesjid dan kelompok agama dan pemuda untuk berperan menjaga ketahanan pangan ujarnya.
Tak hanya itu, sejumlah kelompok tani juga kebagian untung. Pasalnya sejumlah bantuan pupuk diberikan pada para Kelompok tani.
“Terimakasih, bantuan ini sangat kami apresiasi,” Ujar salah seorang kelompok tani.
Diketahui Eks Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen 2017 tersebut dilantik Mentan Syahrul Yasin Limpo pada Maret 2022.
Sejak saat ini sejumlah inovasi dilakukan Jan S Maringka, termasuk salah satu program populernya adalah Jaga Pangan, Program Pengawasan Kementerian Pertanian. (Dir)
Comment