Resmi Pimpin IMII Sultra, Hj. Rusiawati Yusran Silondae Komitmen Hadirkan Manfaat Nyata bagi Perempuan

JAKARTA, EDISIINDONESIA.id – Hj. Rusiawati Yusran Silondae resmi dilantik sebagai Ketua Wilayah Ikatan Muslimah Inspiratif Indonesia (IMII) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026-2031, Jumat (22/5/2026).

Selain Rusiawati, turut dilantik jajaran pengurus IMII Sultra di antaranya Sekretaris Susi Suhartini, Bendahara Hj. Fatmawati Faqih, serta Wakil Ketua I Hj. Gustiisnaniyah Supu Yusuf.

Pelantikan pengurus wilayah IMII yang berlangsung di Jakarta ini dipimpin langsung Ketua Umum IMII Novita Ekasari, bersama ratusan pengurus dari sejumlah daerah di Indonesia.

Momentum pelantikan tersebut menjadi penanda ekspansi organisasi perempuan muslim itu ke berbagai wilayah di Indonesia. Dalam waktu enam bulan sejak berdiri, IMII telah membentuk enam kepengurusan wilayah dan menargetkan hadir di 31 provinsi dalam satu tahun ke depan.

Di tengah agenda nasional itu, sosok Rusiawati Yusran Silondae menjadi salah satu figur yang mendapat perhatian. Ia dipercaya memimpin Ikatan Muslimah Inspiratif Indonesia Sultra untuk memperkuat gerakan perempuan muslim di daerah, mulai dari penguatan spiritual, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi perempuan.

Ketua Umum Ikatan Muslimah Inspiratif Indonesia, Novita Ekasari, mengatakan pengurus wilayah yang dilantik diharapkan menjadi penggerak utama organisasi di daerah masing-masing.

Ia menjelaskan, pengurus wilayah memiliki tanggung jawab memperkenalkan sekaligus menjalankan program-program organisasi secara konkret di tengah masyarakat.

“Mereka adalah sayap-sayap IMII yang akan memperkenalkan dan menjalankan program-program organisasi di wilayah masing-masing,” bebernya.

Novita menuturkan, IMII dibangun di atas tiga pilar utama, yakni dakwah ukhuwah Islamiyah, penguatan mental dan spiritual perempuan, serta pemberdayaan ekonomi muslimah. IMII hadir sebagai organisasi yang bersifat terbuka dan nonpartai.

Penguatan ekonomi perempuan menjadi bagian penting dalam membangun kemandirian muslimah. Dengan ekonomi yang kuat, kata dia, perempuan dapat memiliki ruang lebih besar untuk membantu sesama dan memberi dampak sosial yang luas.

“Kami ingin para muslimah saling menguatkan. Ketika ekonomi kuat, kita bisa lebih banyak berbagi dan membantu sesama,” ujar Novita.

Sementara itu, Ketua Wilayah IMII Sultra, Hj. Rusiawati Yusran Silondae, SE., MM menyatakan siap menjalankan amanah organisasi dengan memperkuat konsolidasi muslimah di bumi anoa.

Ia memastikan, IMII Sultra akan fokus menjalankan program yang menyentuh langsung kebutuhan perempuan di daerah. Sebab menurutnya, perempuan saat ini tidak hanya dituntut memiliki kapasitas dalam keluarga, tetapi juga harus mampu mengambil peran dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ikatan Muslimah Inspiratif Indonesia Sultra ingin menjadi ruang kolaborasi bagi perempuan-perempuan inspiratif di Sultra. Kami ingin menghadirkan program yang memberi manfaat nyata, baik dalam penguatan spiritual, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi perempuan,” kata Rusiawati.

Ia menilai tantangan perempuan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan organisasi yang mampu menjadi wadah penguatan kapasitas perempuan secara berkelanjutan.

“Kami ingin muslimah Inspiratif di Sultra semakin percaya diri, mandiri, dan mampu menjadi penggerak di lingkungan masing-masing,” tandasnya. (**)

Comment