EDISIINDONESIA.id- Kepala Desa Karangsari berinisial BU mengklarifikasi kericuhan di pesta pernikahan yang terjadi Minggu, 9 Juli 2023, malam di Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi.
Lewat grup Whatsapp, BU menyatakan dirinya dan beberapa rekannya menghadiri pesta pernikahan berdasarkan undangan dari A. Kamandanu selaku pemilik hajat.
“Saya bersama kawan-kawan datang ke pesta pernikahan itu berdasarkan surat undangan. Surat undangannya juga ada,” ketik dia, Senin, 10 Juli 2023.
Dia juga menyebutkan bahwa acara hiburannya adalah jaipongan yang merupakan kesenangannya karena Jaipongan adalah seni budaya Bekasi.
Dia tak menampik juga ikut dalam sesi nyawer (memberikan hadiah uang) dan tanpa sadar terlibat dalam keributan.
“Pas saat nyawer, tanpa sadar saya dikeroyok, sehingga terjadilah keributan di lokasi acara. Jadi, kita datang karena undangan,” tulisnya singkat.(edisi/pojoksatu)
Comment