BAUBAU, EDISIINDONESIA.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) kini bernama La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi Yi Nusantara setelah mendapatkan gelar adat dan budaya dari Kesultanan Buton.
Penganugerahan gelar kepada Presiden RI tersebut dipimpin Sultan Buton ke-40, La Ode Muhammad Izat Manarfa, di Baruga Keraton Buton, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (27/09/2022).
Dengan dianugerahkannya gelar kehormatan adat dan budaya tersebut, Presiden Jokowi dinobatkan secara resmi menjadi kerabat dan sesepuh dalam daerah eks Kesultanan Buton.
“Mulai hari ini, saya resmi menjadi kerabat dan sesepuh eks-Kesultanan Buton, dengan gelar La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi Yi Nusantara, seusai penganugerahan Gelar Kehormatan Adat dan Budaya Kesultanan Buton, di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pagi tadi,” kata Jokowi.
Kepala Negara ini mengucapkan terima kasih kepada Sultan Buton, La Ode Muhammad Izat Manarfa dan jajaran lembaga adat Kesultanan Buton yang telah memberikan anugerah gelar ini.
“Insya Allah, saya akan menjaga marwah bekas Kesultanan Buton dengan bekerja dan mengabdi untuk kemajuan Indonesia,” tutupnya.
Dalam penganugerahan gelar kehormatan adat Kesultanan Buton tersebut, La Ode Muhammad Joko Widodo Lakina Bhawaangi Yi Nusantara mengenakan pakaian adat dolomani berwarna hitam-hitam.
Dolomani diketahui adalah adalah salah satu baju adat kebesaran yang kerap digunakan Sultan Buton ke-35 Muhammad Ali pada masa tahun 1918-1921.
Dolomani adalah salah satu pakaian kebesaran Kesultanan Buton saat menghadiri upacara-upacara resmi kesultanan dan pakaian ini dihiasi dengan sulaman benang emas atau perak.
Sebelumnya, baju serupa juga pernah dipakai oleh Mantan Walikota Solo ini saat upacara peringatan Hari Ulang Tahun atau HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2022 lalu. (**)
Comment