Waketum MPN PP Hadiri Muswil VII MPW Pemuda Pancasila Sultra 

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Wakil Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila (PP), Ahmad H.M Ali menghadiri musyawarah wilayah VII MPW Pemuda Pancasila Sulawesi Tenggara, Jumat (5/8/2022).

Waketum Ahmad hadir hadir bersama Sekretaris MPN Pemuda Pancasila A.Arif Rahman dan Ketua Bidang Kaderisasi Yahya Abdul Habib.

Dalam kesempatan itu Waketum Ahmad menyampaikan dari tanggal 28 tahun 1979 lahir lah suatu organisasi pemuda Pancasila lahir pada zamanya atas tuntutan negara dengan misi utama menjaga Pancasila sebagai ideologi negara.

Lanjut dia, Pemuda Pancasila dalam perjalanannya tentunya banyak melakukan tugas baik tugas negara maupun kemasyarakatan.

“Pemuda Pancasila adalah yang pada jamannya dikenal organisasi yang cenderung keras dan bermental preman sejarah pemuda Pancasila karena bahwa pada zamanya tidak sedikit para pemuda saling tawuran bacok- bacokan, karena karakter keras tegas berani itu harus tetap dijaga untuk menjadi roh pemuda Pancasila, dan harus mampu menyesuaikan dirinya dengan perkembangan jaman seperti hari ini kita kita tau pemuda Pancasila yang lahir pada tahun 1965 di jaman masa orde lama dan mendapatkan kejayannya pada orde baru dan berkonsolidasi di era reformasi,” tambahnya.

“Beser tumbuhnya pemuda Pancasila tidak ditentukan orang lain kejayan pemuda Pancasila kita bisa raih kalau kader-kader kita harus menyadari jaman sekarang sudah berubah untuk mengikuti perubahan-perubahan jaman itu”.

Pemuda Pancasila tidak bisa lagi seperti jaman dulu dan tidak bisa berhadapan dengan rakyat dan tidak bisa lagi marah dengan rakyat akan tetapi pemuda Pancasila harus berdiri di garda terdepan ketika kepentingan rakyat diganggu oleh kelompok-kelompok tertentu.

“Olehnya itu yang harus dimunculkan oleh pemuda pancasila dari perbaikan karakter, perbaikan pikiran dan perbuatan-perbuatan yang lebih baik yang pada prinsipnya harus mampu melakukan perubahan kedepanya. Untuk itu saya menghimbau mari kita bergandengan tangan menjaga merawat kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama”.

Terpisah, Gubernur Ali Mazi yang membuka kegiatan mengatakan bahwa kegiatan Muswil ke VII menjadi momen bersejarah bagi kita khususnya pemuda pancasila karena organisasi ini yang selalu hadir.

“Kini dapat kita laksanakan yang selama ini belum kita lakukan, kini dilaksanakan lagi muswil ke VII dan ke depan akan bangkit kembali,Ini harapan kita semua dengan adanya organisasi pemuda pancasila untuk membangun daerah dan negara,” katanya.

“Saya menyambut baik dan mengapresiasi dan mendukung muswil ke VII terlebih dilaksanakan dalam menyambut hari ulang tahun (HUT) Republik Indonesia ke 77,” ucapnya.

Ini dilandasi dengan nilai pancasila dan UUD 1945 serta semangat kemerdekan dan bangkit lebih kuat dan mampu mendorong dan melibatkan diri secara aktif untuk membangun daerah dan negara.

Sementara itu, La Ode M.Rajiun Tumada sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW), menerangkan pelaksanaan Muswil merupakan mekanisme internal organisasi yang mencerminkan nilai-nilai demokratis dalam tubuh organisasi Pemuda Pancasila.

Muswil ke VII menjadi fasilitasi organisasi sebagai sarana dan wadah untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja organisasi yang dimanifestasikan melalui penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya, sebagai bentuk akuntabilitas kinerja.

“Muswil merupakan sistem internal kelembagaan untuk menjamin organisasi Pemuda Pancasila di provinsi tetap bergerak maju ke depan secara progresif. Selain, menjadi wadah perjuangan bagi segenap kader untuk membela dan mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara, ideologi, pandangan hidup dan jiwa bangsa,” pungkas mantan Bupati Muna Barat Tersebut. (**)

Comment