MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) Provinsi Sulawesi tenggara (Sultra) melalu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menggelar Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) tingkat kabupaten di balai pertemuan Desa Waulai, kecamatan Barangka.
Laode Andi Muna selaku Kepala dinas BKKBN Muna Barat, menyampaikan kegiatan orientasi TPK bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap keluarga, termasuk Stunting dan meminimalisir risiko ibu hamil yang meninggal akibat melahirkan.
“Kita perlu sampaikan kepada masyarakat luas agar terhindar dari hal-hal yang kita tidak inginkan bersama,” katanya, Selasa (28/6/22).
Lanjut Andi Muna, tim ini juga nantinya akan memberi pendampingan meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial kepada calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, anak usia 0-59 bulan serta melakukan surveilans keluarga berisiko stunting untuk mendeteksi dini faktor-faktor risiko stunting.
“Tim ini akan melakukan penyuluhan seluruh desa dan kelurahan di kabupaten Muna Barat, dan setiap desa ada perwakilan satu orang, sejumlah dari 81 desa 5 kelurahan dalam wilayah kabupaten Mubar,” tambahnya.
Andi Muna juga menjelaskan pihaknya sebagai petugas kabupaten dalam tim ini, memonitoring edukasi memberikan pemahaman, pengetahuan terhadap masyarakat.
“Harapan kami semoga dengan adanya pelatihan dan dengan adanya perwakilan sebagai perpanjangan tangan pemerintah masyarakat semakin lebih paham dan lebih baik kedepannya. Karena majunya daerah adalanya kualitas kekompakan dari masyarakat,” pungkasnya. (**)
Comment