EDISIINDONESIA.id – Di tengah ramai isu kepemilikan ratusan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG), Uya Kuya mengungkap fakta mengenai bisnis kuliner. Ia merasa perlu meluruskan narasi tidak benar yang dialamatkan padanya oleh sejumlah netizen.
Uya Kuya menegaskan bahwa dirinya tak memiliki dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG), seperti yang diberitakan. Ia mengaku hanya mengelola satu tempat makan yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat.
“Nih saya baru ngomong karena biar puas aja orang. Dan saya cuma punya satu dapur, Restoran Asli Rasa. Jangan dipotong ya nanti dipotongnya ‘cuma punya satu dapur’ gitu. Saya punya satu restoran rumah makan Asli Rasa di Bend Hill, jalan Danau Toba,” ujar Uya Kuya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Uya merasa tuduhan memiliki 750 dapur adalah sebuah kemustahilan jika dipikir secara logika bisnis yang sehat. Menurutnya, mengurus satu dapur restoran saja butuh prosedur perizinan dan pengelolaan yang sangat rumit.
Uya membandingkan betapa sulitnya operasional sebuah dapur profesional dibandingkan dengan narasi hoaks yang beredar. Uya menilai pembuat berita hoaks tersebut tidak memahami realitas di lapangan.
“Saya enggak ngerti ya, saya enggak ngerti, biar polisi yang menyelidiki aja dan ini masif karena kata-kata kalimatnya sama. Dan sekarang juga pikirin aja gini, tapi secara akal sehat, yang membuat berita hoaks ini juga menurut saya kurang pinter,” kata Uya.
Ia kemudian menjelaskan alasan pernyataannya itu. “Jadi gini, orang membuat berita hoaks saya punya 750 dapur katanya. Ini kayak orang dipikir buka dapur kayak orang jualan cilok di depan-depan sekolah gitu segampang itu, enggak gitu kan,” paparnya.
Berdasarkan informasi yang Uya dengar, mereka yang membuka satu dapur MBG saja harus melewati prosedur perizinan yang sulit. Apalagi mengurus ratusan dapur seperti berita bohong yang dialamatkan kepadanya.
“Saya denger, katanya ada orang-orang yang buka dapur satu aja katanya susah, susah setengah mati katanya ngurus apanya ngurus pembuangannya ngurus izinnya segala macem. Ya apalagi segitu mana pada bisa gitu sih,” kata Uya.
Uya menegaskan kembali posisinya dalam program Makan Bergizi Gratis pemerintah agar tidak ada lagi simpang siur. Hingga detik ini, ia menyatakan sama sekali tidak terlibat sebagai penyedia jasa makanan dalam program tersebut.
“Sampai sekarang saya bilang sampai saat ini satu dapur pun saya nggak punya kecuali dapur restoran Asli Rasa,” pungkas Uya Kuya. (edisi/liputan6)
Comment