EDISIINDONESIA.id – Gaya hidup yang serba cepat dan beban kerja berlebihan bisa membuat Anda rentan mengalami stres.
Kondisi stres harus segera diatasi untuk menyeimbangkan pikiran dan membuatnya relaks.
Jika tidak, maka stres akan terus melanda serta bisa memicu sejumlah penyakit kronis.
Berikut ini penjelasannya, seperti dilansir laman Genpi.co.
1. Risiko Strok dan Serangan Jantung
Hormon stres secara negatif memengaruhi sistem pernapasan dan kardiovaskular.
Ketika merasa tertekan, kita bisa bernapas lebih cepat untuk mentransfer oksigen ke tubuh dengan cepat.
Bagi orang dengan masalah pernapasan seperti emfisema atau asma, stres bisa membuat mereka lebih sulit untuk bernapas.
Selain itu, hormon stres juga membuat jantung kita memompa lebih cepat untuk mengalihkan lebih banyak oksigen ke jaringan dan otot.
Karena itu, stres kronis bisa membuat jantung bekerja terlalu keras, meningkatkan risiko penyakit strok atau serangan jantung.
2. Sistem Kekebalan Tubuh
Untuk situasi yang mendesak, depresi atau stres bisa merangsang sistem kekebalan tubuh, membantu kita menghindari infeksi dan mempercepat proses penyembuhan.
Namun, stres kronis akan melemahkan sistem kekebalan dan membuat pasien lebih rentan terhadap infeksi virus.
Selain itu, stres juga bisa memperlambat pemulihan dari penyakit atau cedera.
3. Memengaruhi Ingatan
Tingkat hormon stres kortisol yang tinggi bisa berdampak negatif pada kemampuan otak untuk menciptakan kenangan baru.
Selain itu, hormon stres juga memengaruhi neurotransmitter yang digunakan sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain, sehingga sulit untuk mengambil ingatan atau berpikir jernih.
Untuk membatasi stres dalam kehidupan sehari-hari, kita harus mencoba meditasi.(edisi/genpi/jpnn)
Comment