KENDARI, EDISIINDONESIA.id- Pemilik Travelina Indonesia dengan inisial KI kini berada di bawah pengawasan polisi, setelah kasus dugaan penelantaran jemaah umrah asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) di Madinah, Arab Saudi menjadi perbincangan publik.
Dalam video yang diterima awak media berdurasi 32 detik, sang owner terlihat berada di Kantor Polsek Angata bersama salah satu rekannya.
Saat itu, salah satu anggota polisi menyampaikan pertanyaan terkait kasus penelantaran yang tengah ramai diperbincangkan.
Kapolsek Angata, Iptu Mujianto, ketika dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihak yang bersangkutan telah dijemput oleh tim Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Kendari.
“Terlapor sudah dijemput oleh anggota Reskrim Resta Kendari,” ujarnya pada Minggu (15/2/2026).
Namun, Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, memberikan penjelasan lain. Menurutnya, owner Travelina Indonesia sengaja datang ke Polsek Angata untuk mengamankan diri setelah terjadi kerusuhan di acara pernikahannya di Desa Sandey, Kecamatan Angata, Konawe Selatan (Konsel).
“Mereka mengamankan diri di Polsek karena tadi pernikahannya ada rusuh,” jelasnya.
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai kronologis kerusuhan, Welliwanto mengarahkan agar menghubungi Polsek Angata untuk informasi lebih rinci.
“Belum tahu kami kronologisnya, bisa saja langsung ke Kapolseknya,” tambahnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum memberikan penjelasan secara detail terkait status pemilik Travelina Indonesia yang kini diamankan.(**)
Comment