7 Jenis Makanan yang Mampu Mengurangi Risiko Penyakit Kanker

EDISIINDONESIA.id – KANKER merupakan salah satu penyakit mematikan yang sangat ditakuti.

Meskipun kanker tidak bisa sepenuhnya dicegah, perubahan pola makan membantu menurunkan risiko.

Hal ini terjadi karena makanan tertentu memiliki sifat antiradang, antioksidan, dan peningkat kekebalan tubuh yang kuat yang membantu melindungi sel-sel Anda dari kerusakan.

Pola makan yang kaya serat, vitamin, dan fitonutrien bisa membantu menetralkan radikal bebas, mengurangi peradangan, dan mendukung detoksifikasi.

Semua faktor ini bisa membantu menurunkan risiko kanker.

Banyak makanan super yang kita konsumsi setiap hari mengandung senyawa bioaktif yang melawan stres oksidatif, mengatur pertumbuhan sel, dan meningkatkan kesehatan usus, yang semuanya membantu menurunkan risiko kanker.

Tambahkan makanan super yang tercantum di bawah ini ke dalam makanan harian Anda sebagai tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko kanker.

Berikut penjelasannya, seperti dikutip laman Ndtv.com:

1. Kunyit
Kunyit adalah salah satu makanan super yang paling populer dan memiliki alasan yang tepat.

Mengandung kurkumin yang merupakan antioksidan kuat dan senyawa antiinflamasi yang telah diteliti secara ekstensif karena kemampuannya melawan kanker.

Kurkumin membantu menghentikan pertumbuhan sel kanker, mencegah kerusakan DNA, dan mengurangi peradangan kronis yang merupakan faktor-faktor yang bisa menyebabkan kanker.

2. Amla
Amla merupakan salah satu sumber vitamin C terkaya yang merupakan antioksidan kuat yang memperkuat kekebalan tubuh Anda dan membantu melawan kerusakan radikal.

Amla bisa dimasukkan ke dalam makanan sehari-hari dengan dikonsumsi dalam bentuk jus, acar amla, amla bubuk, dan sebagainya untuk mengurangi risiko kanker.

3. Bawang putih
Bawang putih mengandung senyawa yang telah dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker perut, kolorektal, dan prostat.

Bawang putih juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda, meningkatkan detoksifikasi, dan memperlambat pertumbuhan sel kanker.

4. Tulsi
Tulsi yang juga dikenal sebagai kemangi suci kaya akan senyawa yang menunjukkan sifat antikanker yang kuat.

Tulsi bisa dikonsumsi dalam bentuk teh tulsi atau dikonsumsi mentah dengan cara dikunyah saat perut kosong untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi dari kanker.

5. Biji rami
Biji rami merupakan sumber lignan yang sangat baik, senyawa yang telah terbukti bisa mengurangi risiko kanker terkait hormon seperti kanker payudara atau prostat.

Biji rami juga kaya akan asam lemak omega-3 yang bisa membantu menurunkan peradangan.

6. Saffron
Saffron mengandung senyawa yang memiliki sifat antitumor yang kuat karena bisa menghambat pertumbuhan sel kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa kunyit memiliki efek perlindungan terhadap kanker paru-paru, hati, dan payudara.

Kunyit bisa ditambahkan ke teh, susu, kheer untuk mendapatkan manfaat ini.

7. Pare
Pare memiliki senyawa yang dikaitkan dengan pengurangan risiko kanker pankreas dan usus besar.

Kunyit membantu mengatur gula darah, mendetoksifikasi hati, dan mencegah pertumbuhan sel abnormal.

Minum jus karela atau membuat sabzi bisa meningkatkan perlindungan terhadap kanker. (edisi/jpnn)

Comment