EDISIINDONESIA.id – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak kaget, karena isu yang mendesktiditkannya terkait polemik yang terjadi di bandar udara (bandara) khusus milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Beredar di media sosial (medsos) yang menyebutkan Jokowi adalah biang kerok dai beroperasinya bandara milik perusahaan nikel ini.
“Semua hal yang enggak baik kan ditariknya ke saya,” tegas Jokowi dikutip Sabtu (29/11).
Pria kelahiran Surakarta, Jawa Tengah ini menuturkan Bandara IMIP bukan milik pemerintah, melainkan swasta.
“Kalau yang IMIP itu, saya kira, miliknya swasta,” ucapnya.
Terpisah Wakil Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andy Budiman menegaskan bandara yang diresmikan oleh Presiden Ke-7 RI Jokowi adalah Bandara Morowali, bukan Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).
“Pak Jokowi tidak pernah meresmikan Bandara PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Bandara yang diresmikan Pak Jokowi adalah Bandara Morowali atau Bandara Bungku. Memang ada dua bandara di sana; satu milik negara, satu milik swasta. Pihak-pihak tertentu sengaja memanipulasi fakta,” kata Andy Budiman.
Andy menyesalkan adanya pihak-pihak yang menyebarkan informasi yang tidak tepat tentang bandara di Morowali dan mengaitkannya dengan Jokowi.
Andy menambahkan, bandara yang diresmikan Jokowi beroperasi secara normal, tidak ada masalah.
Mengutip laman Sekretariat Kabinet, Jokowi meresmikan Bandara Morowali yang dikelola Ditjen Perhubungan Udara pada 23 Desember 2018. Peresmian dilakukan secara bersamaan dengan 4 pengembangan terminal bandara lain di Sulawesi.
Adapun informasi polemik Bandara IMIP muncul pertama kali oleh Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin usai meninjau latihan TNI di Morowali pada Kamis (20/11) lalu.
Sjafrie mengatakan Bandara IMIP yang beroperasi tanpa perangkat negara adalah anomali. Kondisi bandara tersebut dapat menimbulkan kerawanan terhadap kedaulatan dan stabilitas ekonomi.
Atas temuan itu, Sjafrie langsung bergerak dengan mengerahkan aparat TNI untuk menjaga bandara tersebut. Menhan bahkan juga memberi arahan kepada Gubernur Sulteng Anwar Hamid untuk turut menjaga Bandara IMIP.(edisi/jpnn)
Comment