EDISIINDONESIA.id – Sandra Dewi baru saja mengajukan keberatan atas penyitaan aset miliknya yang dirampas negara.
Sandra mengklaim aset tersebut dia dapatkan jauh sebelum dinikahi oleh Harvey Moeis.
“Saya hari ini datang untuk memberikan klarifikasi kalau saya ini punya pendapatan sendiri. Tas-tas itu sudah 10 tahun saya dapat endorsement lebih dari 23 toko branded Indonesia,” ungkapnya dikutip Selasa (28/10/2025).
Fakta mengejutkan kemudian diungkap Penyidik Kejaksaan Agung, Max Jefferson dalam persidangan keberatan atas penyitaan aset miliknya Sandra karena diduga terlibat pada kasus korupsi tata niaga timah.
Hadir menjdi saksi, Max mebeberkan soal rekening atas nama asisten Sandra. Rekening bernama Ratih itu ditemukan dalam proses penyidikan.
Meski rekening bukan atas nama Sandra, tetapi diduga rekening itu digunakan secara pribadi oleh Sandra.
“Jadi, waktu itu Bu Sandra Dewi membuka rekening atas nama Ratih untuk dipakai oleh Bu Sandra Dewi. Ini berdasarkan keterangan Ratih di tahap penyidikan,” kata Max, dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Dia menjelaskan kejanggalan soal rekening tersebut mengapa harus atas nama asistennya bukan nama Sandra secara langsung.
“Tapi, dalam pelaksanaan, bisa ada uang yang masuk ke Bu Sandra, bisa uang yang untuk kebutuhan Bu Sandra, tapi harus lewat Ratih. Kenapa enggak langsung Pak Harvey sendiri beli kebutuhan Bu Sandra? Kenapa harus lewat Ratih dulu?,” tanyanya.
Uang ini kemudian digunakan Samdra untuk membeli sejumlah aset dan barang-barang untuknya.
Terungkap pula pada sidang sebelumnya pada 10 Oktober 2024, Sandra meminta Ratih untuk menarik semua isi rekening tersebut.
Saat itu, Harvey sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kasasi Harvey ditolak oleh Mahkamah Agung.
Perjanjian pisah harta Sandra dan Harvey tidak membuat aset Sandra selamat dari perampasan. Negara tetap mengambil aset miliknya artis cantik ini.
Diketahui sebanyak 88 tas branded disita beserta rekening deposito Rp 33 miliar, perhiasan dan sejumlah mobil.
Sandra sempat menangis di hadapan awak media saat menjelaskan soal dirinya. Sayangnya komentar-komentar netizen justru tidak berpihak pada Sandra.
“Orang-orang kalo ketangkap knp merasa terdzolimi?,” sindir netizen.
“Tapi dia udh kenyang makan makanan enak di resto mevah, udh kenyang pergi jalan-jalan keliling dunia, kembalikan duit yg sudah dipakai itu. bisa?,” kata lainnya. (edisi/fajar)
Comment