Satgas Ekoteologi Jaga STQH Kendari Tetap Bersih dan Ramah Lingkungan

KENDARI, EDISIINDONESIA.id – Ajang Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII di Kota Kendari tak hanya menjadi ruang syiar dan prestasi, tetapi juga momentum menanamkan kesadaran menjaga alam.

Selama pelaksanaan STQH, Satgas Ekoteologi bentukan Kanwil Kemenag Sultra aktif menjaga kebersihan di enam lokasi kegiatan.

Setiap hari, sejak pembukaan hingga Kamis (16/10/2025), para anggota Satgas bersama Dinas Kebersihan Sultra turun langsung membersihkan area lomba, memungut sampah, dan memastikan arena tetap bebas limbah plastik.

Langkah ini merupakan penerapan nyata nilai “Syiar Al-Qur’an dan Hadis, Merawat Kerukunan, Melestarikan Lingkungan”, tema besar STQH tahun ini.

Plt. Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Ahmad Zayadi, mengapresiasi inisiatif tersebut.
“STQH bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga cara kita menanamkan kesadaran ekologis melalui kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Kakanwil Kemenag Sultra, H. Muhamad Saleh, menegaskan pembentukan Satgas Ekoteologi merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Kemenag.

“Sejak hari pertama, mereka sudah bekerja di semua venue. Kami ingin STQH berjalan bersih, nyaman, dan ramah lingkungan,” jelasnya.

Satgas beranggotakan 16 orang dan ditempatkan di enam lokasi utama, yakni Tugu Persatuan Sultra, Aula IAIN Kendari, Aula Inspektorat Sultra, Aula BPMP Sultra, Aula Dinas Pendidikan, serta Aula Kanwil Kemenag dan Asrama Haji Kendari.

Kemenag Sultra berencana memperluas gerakan ini hingga tingkat kabupaten/kota untuk membangun budaya dakwah ekologis yang berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.(**)

Comment