Pemkot Kendari Susun Rencana Aksi Daerah Percepatan Eliminasi TBC

KENDARI, EDISI INDONESIA.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Sekretariat Daerah menggelar rapat pembahasan Dokumen Rencana Aksi Daerah (RAD) Penanggulangan Tuberkulosis (TBC), Rabu (8/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Balai Kota Kendari ini dipimpin oleh Asisten I Setda Kota Kendari, Maman Firmansyah.

Dalam arahannya, Maman menegaskan bahwa TBC masih menjadi persoalan kesehatan serius yang membutuhkan perhatian bersama.

Indonesia saat ini berada di peringkat kedua dunia dengan jumlah penderita TBC terbanyak, sekaligus termasuk negara dengan beban TBC tertinggi secara global.

“Presiden Prabowo telah menetapkan penanggulangan TBC sebagai salah satu Program Hasil Cepat Terbaik (PHCT). Pemerintah daerah perlu menindaklanjuti dengan langkah nyata di tingkat lokal,” jelas Maman.

Ia menuturkan, penyusunan RAD TBC menjadi langkah strategis untuk mempercepat target eliminasi TBC tahun 2030 sesuai arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dokumen ini akan menjadi pedoman bersama dalam pelaksanaan, pemantauan, hingga evaluasi program penanggulangan TBC di Kota Kendari.

Maman berharap RAD yang disusun mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat. Selain itu, ia menekankan pentingnya komitmen politik dan dukungan anggaran agar upaya eliminasi TBC dapat berjalan berkelanjutan.

“Kalau komitmen politik, anggaran, dan lintas sektor bisa dijalankan dengan konsisten, maka penanggulangan TBC di Kendari akan semakin efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rapat ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Kendari untuk memastikan program kesehatan daerah sejalan dengan kebijakan nasional dalam menekan angka kasus TBC serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.(**)

Comment