Agustus 2025, Kapal Cepat MV Indomas Muna 1 Akan Beroperasi Layani Rute Raha-Kendari

MUNA, EDISIINDONESIA.id – Jika tidak ada aral melintang, pada Agustus 2025, kapal cepat MV Indomas Muna 1 akan beroperasi melayani rute Raha – Kendari (PP).

Hadirnya kapal baru tersebut merupakan terobosan dari salah satu putra terbaik Muna Albert.

Bupati Muna, Bachrun sangat mendukung penuh dan memberikan apresiasi hadirnya kapal cepat tersebut.

“Sebab, selama ini pengguna jasa transportasi laut hanya mengandalkan kapal cepat milik satu perusahaan pelayaran. Itu pun, kapalnya hanya transit di Pelabuhan Nusantara Raha,” ujar Bupati Muna, Rabu (09/07/2025).

Sebagai bupati dan secara pribadi, sambung beliau, ia sangat mendukung dan memberi apresiasi terhadap putra daerah yang mau membenahi pelayanan transportasi laut.

Untuk itu, Bachrun mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penuh hadirnya kapal cepat MV Indomas Muna 1 itu, agar terhindar dari sabotase seperti sebelum-sebelumnya yang membuat salah satu perusahaan pelayaran angkat kaki dari Muna.

“Hadirnya kapal cepat milik putra daerah merupakan salah satu program kita untuk membangun Muna, sehingga kita jangan dijadikan bahan permainan orang lain,” tegasnya.

Senada, menurut Ketua DPRD Muna Muhamad Rahim, hadirnya kapal cepat MV Indomas Muna 1 merupakan langkah positif dalam persaingan usaha pelayaran, sehingga tidak ada lagi istilah monopoli.

“Dengan adanya kapal cepat itu, masyarakat akan banyak pilihan ketika melakukan perjalanan menggunakan jasa transportasi laut, sekaligus bentuk untuk memberi kemudahan dan pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

Ia mengatakan, DPRD Muna sangat mendukung hadirnya kapal cepat itu, sehingga nantinya tidak ada keluhan-keluhan dari masyarakat.

Sementara itu, Albert menyampaikan, menghadirkan kapal cepat ini bukan untuk menyaingi kapal yang telah beroperasi lebih dulu. Melainkan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kapal cepat yang ada saat ini. Kehadiran kapal kami bukan sebagai saingan, tetapi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan memperbaiki pelayanan transportasi laut,” tegasnya.

Salah satu tokoh pendidikan di Muna tersebut menerangkan, saat ini posisi kapal masih di Batam menunggu izin pelayaran.

“Kapal berkapsitas 200 penumpang. Terdiri dari kelas ekonomi dan eksekutif room. Harga tiketnya mengikuti tarif yang berlaku. Kapal akan stand by di Pelabuhan Nusantara Raha.” Pungkas Ketua Dewan Pembina Yayasan Universitas Karya Persada Muna. (**)

Comment