Gelar Pasar Murah, Pemda Mubar Subsidi 50 Persen Harga Bahan Pokok Jelang Idulfitri 1444 H

MUBAR, EDISIINDONESIA.id – Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar) melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar pasar murah dengan subsidi 50 persen untuk harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1444 H. Langkah ini diambil sebagai upaya pengendalian inflasi.

Bupati Mubar, Laode Darwin, menjelaskan bahwa subsidi 50 persen diberikan sebagai respons atas keluhan masyarakat terkait tingginya harga bahan pokok di pasaran.

“Kami berupaya meringankan beban masyarakat. Semoga dengan pasar murah ini, masyarakat Mubar terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar Bupati Darwin pada Jumat, 28 Maret 2024.

Ia menambahkan bahwa kenaikan harga beberapa bahan pokok menjelang Idulfitri telah terpantau setelah dilakukan sidak di beberapa pasar.

“Kami telah melakukan sidak dan memang ada kenaikan harga. Pemerintah daerah akan berupaya maksimal agar harga kebutuhan pokok di Mubar tetap terkendali,” tegasnya.

Pasar murah ini disediakan untuk masyarakat Lawa Raya dan sekitarnya. Kepala Disperindag Mubar, Laode Khairul Ashar, menjelaskan bahwa pasar murah merupakan keputusan Bupati untuk menekan inflasi.

Tersedia 55 paket sembako dan 32 karung beras premium (10 kg). Satu paket sembako berisi 1 kg tepung terigu, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, dan 1 rak telur, dengan harga subsidi Rp 77.250 (harga normal Rp 144.500).

Beras premium dijual dengan harga subsidi Rp 82.500 (harga normal Rp 165.000). Pendanaan pasar murah bersumber dari APBD Kabupaten Mubar.

“Tujuan pasar murah ini adalah untuk memberikan subsidi harga pokok kepada masyarakat dan mengantisipasi lonjakan harga,” jelas Khairul Ashar. “Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat dalam merayakan Idulfitri.”

Pasar murah berlangsung selama tiga hari. Hari pertama di Lawa Raya, selanjutnya di Kusambi Raya, dan terakhir di Tiworo Raya.(**)

Comment